Dia Adalah Orang yang Terjangkit HIV Pertama Kali - Male Indonesia
Dia Adalah Orang yang Terjangkit HIV Pertama Kali
MALE ID | Story

Virus imunodifisiensi manusia (Human Immunodeficiency Virus/HIV) adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Virus ini menyerang manusia dan menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Sehingga tak sedikit virus ini telah memakan ribuan korban. 


Photo by Gobonobo on Wikipedia

HIV bekerja dengan membunuh sel-sel penting yang dibutuhkan oleh manusia. Tanpa pengobatan, seorang dengan HIV bisa bertahan hidup selama 9-11 tahun setelah terinfeksi, tergantung tipenya. Lalu pertanyaannya, siapa orang pertama yang terjangkit HIV?

Menurut laman BBC, sejumlah ilmuwan mengatakan pandemi AIDS pertama kali muncul tahun 1920-an di kota Kinshasa, yang sekarang menjadi Republik Demokratik Kongo. Hingga tahun 1980-an, diketahui hampir 75 juta orang terjangkit virus itu.

Sementara kasus AIDS secara sporadis didokumentasikan sebelum tahun 1970, data yang tersedia menunjukkan bahwa epidemi saat ini dimulai pada pertengahan hingga akhir 1970-an. Pada tahun 1980, HIV mungkin telah menyebar ke lima benua (Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, Afrika dan Australia). Pada periode ini, antara 100.000 dan 300.000 orang sudah bisa terinfeksi.

Pada tahun 1981, para peneliti dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mewawancarai sejumlah pemuda yang tinggal di daerah Los Angeles dengan penyakit misterius dengan harapan dapat menemukan semacam keterkaitan. Ketika ditanyakan tentang sejarah seksual mereka, satu nama berulang kali muncul, ia adalah Gaetan Dugas.

Pria berkebangsaan Perancis-Kanada itu berprofesi sebagai pramugara di Air Canada. Ia lahir pada 20 April 1953. Sayangnya, Ia tidak berumur lama karena ia meninggal di umur 31 tahun, tepatnya pada tanggal 30 Maret 1984. Dia terkenal dengan nama samaran “Patient Zero”.

Dilansir dari laman Inquisitr, buku bertajuk And The Band Played On karya jurnalis Randy Shilts yang dirilis pada 1987 mengatakan Gaetan Dugas memiliki kecendrungan sebagai pria menyimpang. Di tahun 80an, ia dianggap kurang beradab saat berhubungan seksual dengan pria lain meski telah mengetahui risiko virus HIV dapat tertular melalui seks dengan cara yang berbeda. 

Para ahli menduga bahwa pria yang satu ini membawa virus tersebut dari Afrika. Ia juga yang menjadi inspirator yang mengenalkan komunitas gay di dunia barat. Dugas adalah pria yang memiliki perilaku sosiopatik. Artinya adalah ia sangat suka dan dengan sengaja menularkan virus yang dimilikinya ke orang lain. Dalam hal ini yang ia tularkan adalah HIV/AIDS.

Dugas pernah menikah secara resmi di Los Angeles pada tanggal 27 Juni 1977. Pernikahan tersebut dikabarkan juga hanyalah modus supaya dia bisa mendapatkan kewarganegaraanya di Amerika Serikat.

Sayangnya aksi Dugas tak berumur panjang karena dia ternyata harus meninggal akibat gagal ginjal. Para medis menemukan bahwa gagal ginjalnya mengalami infeksi yang parah akibat penyakit HIV/AIDS yang dideritanya. Dugas meninggal dalam tahap paling awal dari penyakit ini.

"Meskipun demikian, ia (Gaetan Dugas) telah sangat membantu penelitian dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Menunjukan virus pada tahun 1982 dengan tambahan catatan untuk pelacakan objek sumber virus yang bisa CDC temukan-tujuh puluh dua nama kontak seksual yang terjangkit HIV," ungkap dr. Richard Elion, seorang peneliti HIV AIDS di George Washington University. *** (SS)

SHARE