Persiapan untuk Mengambil Gambar di Alam Liar - Male Indonesia
Persiapan untuk Mengambil Gambar di Alam Liar
MALE ID | Sport & Hobby

Fotografi alam liar atau wildlife photography saat ini sudah menjadi tren tersendiri bagi orang yang memiliki hobi bertualang dan menyukai tantangan. Menjadi seorang wildlife photographer tidaklah semudah yang dilihat. Seorang fotografer harus berhati-hati dalam mengabadikan berbagai momen yang terjadi di alam liar.

Pixabay.com

Untuk menjadi seorang wildlife photographer, selain diperlukan keberanian dan fisik yang kuat, diperlukan pula teknik dalam pengambilan gambar dalam jenis fotografi ini. lalu apa saja yang mesti dipersiapkan untuk menjadi seorang wildlife photographer?

Ciptakan Ketertarikan dan Komitmen
Hal yang pertama adalah Anda jelas harus suka lebih dahulu dengan hal-hal seperti alam liar, hewan-hewan di dalamnya, dan kegiatan berpetualang serta fotografi itu sendiri. Tanpa adanya passion, Anda jelas tidak akan rela untuk bersusah payah melakukan petualang ke sana dan kemari demi mendapatkan gambar yang bagus. Belum lagi harga kamera yang mahal.

Pahami Alat (Kamera, Lenda, dan lain-lain)
Hal ini memang terdengar sangat klise, tetapi ini adalah hal yang sangat penting. Dalam wildlife photography  momen bagus yang akan Anda bidik biasanya hanya berlangsung selama 5 sampai 20 detik. Jika Anda tidak memahami pengaturan kamera dan pemilihan lensa secara expert maka Anda bisa kehilangan momen.

Riset
Hal mendasar sebelum berburu foto di alam liar, ada baiknya melakukan riset pada lokasi yang dituju. Ini membuat fotografer tidak kebingungan ketika berada di alam sesungguhnya dan foto yang dihasilkan akan memiliki konsep. Selain itu, fotografer juga bisa lebih dulu mempelajari medan pengambilan gambar dan karakteristik hewan liar yang menjadi objeknya.

Mengetahui Objek Foto
Kebanyakan wildlife fotografi didasarkan pada menangkap sebuah moment mengenai perilaku makhluk hidup (bisa berupa pose menarik). Hanya ada satu cara untuk mengenal satwa liar, dengan menghabiskan waktu bersama mereka atau mengamati keseharian mereka.

Mencari Guide Berkualitas
Jika Anda tak tahu medannya, jangan hanya mengandalkan diri sendiri atau guide yang Anda dapatkan di tengah jalan. Justru bahaya buat diri Anda sendiri. Cari tahu dulu siapa yang bisa diandalkan untuk mengantarkan Anda ke tempat-tempat yang memang punya obyek yang bagus, serta tahu situasi dan cara mengatasinya.

Berani Menggunakan Teknik-Teknik Penyamaran
Agar bisa berada cukup dekat dengan satwa liar, seorang fotografer harus berani menggunakan berbagai teknik penyamaran. Seperti kamuflase, fotografer dapat menggunakan baju dengan warna hutan, misalnya coklat, hitam atau hijau tua. 

Hal ini dapat menjadi strategi supaya satwa-satwa yang berada di lokasi tidak terganggu dengan kehadiran fotografer. Selain itu, fotografer juga bisa menggunakan teknik merangkak disemak-semak atau mengendap di antara pepohonan. *** (SS)

SHARE