Tak Berhasil, Google Pensiunkan Aplikasi Hangouts - Male Indonesia
Tak Berhasil, Google Pensiunkan Aplikasi Hangouts
MALE ID | Digital Life

Rencana mematikan aplikasi Hangouts memang sudah pernah disebut-sebut Google sejak lama. Informasi terbaru menyebutkan, aplikasi chat ini dijadwalkan pensiun di 2020.

Male-IndonesiaJoe The Goat Farmer/Flickr.com

 

Kabar itu sebenarnya tidak mengejutkan. Google sering dikecam karena dinilai memiliki terlalu banyak aplikasi messaging dan tidak fokus, salah satunya Hangouts.

Beberapa waktu lalu Google mengumumkan bahwa mereka mengalihkan perhatiannya ke Android Messages dan integrasi dengan standard messaging chat RCS yang baru. Di sisi lain, Google sudah menghentikan total pengembangan Hangout dari tahun 2017.

Mengingat bahwa Google sudah memberikan update berbagai fitur baru ke aplikasi messaging lainnya, banyak pengguna yang mulai beralih dari Google Hangouts. Namun, masih ada sejumlah pengguna setia yang memilih tetap menggunakan layanan lama.

Nyaris dapat dipastikan, pengguna yang belum bertransisi dari Google Hangouts, baru melakukannya di tahun 2019 sebelum aplikasi tersebut pensiun. Tapi perlu diingat, tidak semua tentang Hangouts bakal menghilang nantinya.

Sebagaimana dilansir dari Digital Trends, brand Hangouts masih akan ada di Hangouts Chat di G Suite dan layanan Hangouts Meet yang menyasar kalangan bisnis. Selain itu juga menyasar pengguna yang memiliki ketertarikan pada layanan seperti Slack.

Para pakar menduga, hal ini merupakan sinyal dimulainya pendekatan yang lebih efisien untuk semua aplikasi messaging Google.

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, Google merilis banyak layanan messaging dalam beberapa tahun terakhir. Setelah Hangouts, ada Allo. Namun aplikasi messaging yang dibuat dinilai minim inovasi oleh para ahli.

Sebagai gantinya, Google kini melirik Rich Communication Services (RCS) baru, sebuah standar chat yang memungkinkan sejumlah fungsi seperti membuat pesan grup, transfer file berukuran besar, notifikasi pesan dibaca, dan berbagai fitur lain yang telah diterapkan di aplikasi pesan instan serupa.

Pada dasarnya, apa yang dilakukan oleh Google sudah lebih baik dari standar SMS lama, dan diharapkan bisa menghadirkan fungsi messaging lintas platform.

Beberapa perusahaan diam-diam juga sudah berencana menggunakan RCS baru, yakni Apple. Adopsi ini nantinya memungkinkan messaging lintas platform di antara pengguna Apple dan Android. [GP]

SHARE