Konflik Hubungan! Alasan Untuk Tidak Bersikap Diam | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Konflik Hubungan! Alasan Untuk Tidak Bersikap Diam
Sopan Sopian | Relationships

Perlakuan diam biasanya lebih sering dilakukan ketika ingin berbalas dengan kepada pasangan. Balas dendam adalah salah satu hal yang dapat merusak hubungan.

Photo by Amy Velazquez on Unsplash

Perlakuan diam, terkadang lebih cenderung pada pria. Karena wanita lebih sering mengungkapkan. Beberapa pria ketika melihat wanitanya berbuat salah, ia lebih memilih diam. Alasannya menghindari pertengkaran atau kontak dengan si dia.

Perlakuan diam juga tidak hanya terjadi pada pasanga, peda rekan kerja atau juga teman bisa terjadi. Di luar hubungan perlakuan diam ini biasanya ketika seseorang telah diremehkan atau dirugikan. 

Mengutip laman Goodmenproject, perlakuan diam adalah salah satu strategi komunikasi yang sering digunakan untuk menghukum atau memancing reaksi orang lain atau target seseorang. 

Ketika dikaitkan dengan balas dendam, balas dendam adalah sesuatu perlakuan membalas yang terdengar dramatis. Ketika Anda disakiti oleh seseorang, kemudian Anda memilih untuk menyakitinya, maka itu adalah balas dendam. 

Perlunya Batasan
Kendati banyak yang melakukan perlakuan diam, namun banyak orang yang bingung menetapkan batasan atas perlakuan itu. Ketika seseorang bingung bagiamana mengakhiri perlakuan diam itu, berarti ia sedang merawat komunikasi buruk dan merawat kebiasaan yang dapat merusak hubungan.

Artinya, ketika Anda kesal dan memilih diam, lebih baik menentukan batasan sampai kapan Anda harus diam dan menentukan kapan Anda harus berbicara, mengomukasikan persoalan yang sedang menimpa dalam diri Anda terhadap seseorang baik kekasih Anda atau teman Anda.

Contoh batasan paling simpel adalah ketika Anda mengakhiri sebuah panggilan telepon dengan seseorang. Contoh batasan lainnya adalah ketika Anda berkomunikasi dengan pasangan Anda bahwa Anda perlu waktu untuk menyendiri atas persolan yang terjadi dengan pasangan Anda, yang kemudian akan didiskusikan langkah baiknya di kemudian.

Jadi, siapa yang tak memiliki batas ketika Anda diam terhadap suatu persoalan, berarti Anda sedang memupuk kebiasaan perusak hubungan. Sehingga, hubungan paling baik adalah ketika perlakuan diam itu memiliki batas. 

Jika Anda tidak mengandalan batasan diam atas luka atau kemarahan Anda. Anda berarti dalam kondisi tidak baik. Maka dari itu, apapun alasannya, perlakuan diam terhadap seseorang yang Anda benci atas luka yang mereka sematkan terhadap Anda, lebih baik terbuka. Karena itu merupakan rute yang lebih sehat dalam komunikasi. *** (SS)

SHARE