Pekerja Kreatif Rentan Terserang Penyakit | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Pekerja Kreatif Rentan Terserang Penyakit
Sopan Sopian | Sex & Health

Tumbuh suburnya perusahaan yang bergerak di bidang teknologi seperti e-commerce, financial technology (fintech), dan startup, membuat pekerjaan menuntut kreativitas lebih tinggi untuk menguntungkan sebuah perusahaan.

pekerja kreatif-Male-Indonesia pexels.com

Maka tidak sedikit perusahaan yang merekrut anak muda untuk bekerja. Namun, jika tak menjaga pola hidup dengan baik, maka merekalah yang paling berpotensi untuk terkena penyakit tak menular seperti kolesterol, diabetes, dan stroke.

Pengamat gaya hidup Dwi Sutarjantono mengatakan, pekerja kreatif cenderung mengabaikan masalah kesehatan itu. Mereka tak menyadari bahaya yang mengintai karena passion pada pekerjaan

"Banyak yang sengaja bawa bantal dari rumah, datang agak siangan, tapi lembur. Itu yang tidak bagus, jadi overwork, overstress," ujar Dwi Sutarjantono.

Dwi juga mengatakan, pelarian stresnya pun beragam. Ada yang lari ke makanan sehingga makan berlebihan. Ada pula yang pergi ke klub dan menjalani hidup tak sehat. Akibatnya, kondisi tubuh tumbang. Kemampuan bekerja pun jadi tak maksimal. 

"Misalnya ada anak buahnya ini pintar, tapi sering enggak masuk beberapa hari karena drop. Ini kan merugikan perusahaan juga," kata Dwi. 

Selain pekerja kreatif, wartawan juga rentan terkena penyakit tidak menular. Bekerja di bawah tekanan membuat wartawan berpotensi tinggi stres. Selain itu kata Dwi, biasanya wartawan tak bisa mengontrol apa yang diasupnya saat turun ke lapangan. Apalagi wartawan di bidang kuliner atau gaya hidup. 

"Orang bisa kreatif biasanya karena mood. Kalau tidak mood tidak bisa kerja sehingga lari ke makanan atau malah memilih bekerja lembur. Itu kan sebenarnya sugesti yang diciptakan sendiri," kata Dwi.

Untuk menyeimbangkan gaya hidup dan pekerjaan, hal pertama yang perlu ditanam adalah sugesti bahwa karir dapat dicapai jika pola hidup sehat dijaga. Makan dan bekerja secukupnya sesuai kemampuan diri. "Pulang kerja, ya istirahat. Sekarang kan enggak, kebanyakan pulang kerja langsung nongkrong," kata Dwi.

Hal itu pun diamini Grace Joselini, Dokter Timnas Sepakbola Wanita Indonesia Asian Games 2018. Bahwasannya, rutinitas kelebihan beban kerja hingga kelelahan, konsumsi makanan berlebih dan tak sehat, serta minimnya aktivitas fisik berisiko menimbulkan berbagai penyakit tidak menular yang di sebutkan di atas.

“Tanpa disadari kebiasaan tersebut (menyibukan diri) justru memunculkan berbagai penyakit baru. Jadi buat apa kalau kita bisa punya uang banyak, kerja terus menerus tapi kondisi badan justru tidak sehat,” tuturnya. *** (SS)

SHARE