Menyukai Wanita Tanpa Pernah Bertemu, Mungkinkah? - Male Indonesia
Menyukai Wanita Tanpa Pernah Bertemu, Mungkinkah?
MALE ID | Relationships

Ketika era digital itu berkembang, persoalan asmara pun mengikuti. Tak sedikit pria yang terkagum dengan beberapa wanita bahkan timbul rasa cinta hanya dari obrolan chatting saja, sebelum mereka benar-benar bertemu. 

Jatuh Cinta - Male Indonesiapexels.com

Bahkan, banyak cerita ditemui dua insan sudah saling menjalin hubungan sebelum mereka bertemu, alias menyatakan cinta lewat online tanpa bertemu lebih dahulu. Sebut saja namanya, Wahyu dan Ayoh. Sekarang mereka sudah bertemu dan tetap melanjutkan hubungan online-nya yang terdahulu. "Iya, kita dulu lewat aplikasi chatting gitu dah," tutur Wahyu terbahak. 

Iseng aja awalnya, kata Wahyu melajutkan, lama-lama perasaan timbul seiring intens chat, bincang, bercanda, dan lain sebagainya. "Nggak tahu juga, namanya juga perasaan kali, tapi ya liat fotonya sih dulu cantik dia," ucap karyawan di salah satu media hiburan di Jakarta itu.

Itu satu dari sekian banyak yang ditemui. Namun pertanyaannya, jatuh cinta pada  seseorang dimulai dengan mengenal mereka dan melakukan percakapan mendalam dengan satu sama lain. Apakah benar-benar masalah jika percakapan ini melalui email, chatting, atau melalui Skype? Tentu tidak.

Malansir laman Goodmenproject, pasalnya percakapan membuat Anda tertawa dan tersenyum, dan kemudian berbagi pikiran dan perasaan, suka dan tidak suka, impian dan harapan, rahasia, dan lain sebagainya. Di sana Anda merasa seperti dapat berbicara dengan orang yang benar-benar terlihat, tentang apa saja dan Anda merasa nyaman mengekspresikan diri dan menjadi diri sendiri dengannya. 

Setelah itu semua, ketika percakapan online atau chatting itu terus berlanjut, ternyata Anda mulai berpikir Anda memiliki banyak kesamaan dan semuanya terasa alami dan Anda merasa nyaman ketika berbicara dengan wanita di seberang sana yang belum pernah Anda temui sebelumnya.

Lamban laun, Anda merasa memikirkannya meski Anda berusaha untuk menolaknya. Perasaan ini akan terungkap secara tidak sengaja dengan terus memeriksa ponsel Anda, apakah ada pesan dari si dia atau tidak. Mulai menunggu pesannya muncul, dan ketika pesan itu muncul, hati Anda bergembira. 

Selanjutnya, Anda mulai bertanya pada diri sendiri "Bagaimana Jika" dan bermimpi tentang bertemu dengannya. Anda mulai membayangkan kemungkinan masa depan bersama, membuat rencana untuk bertemu, berbicara tentang apa saja, tidak ada batasan, bahkan Anda merasa cukup nyaman untuk mendiskusikan seks.

Kemudian setelah berbulan-bulan atau bahkan berminggu-minggu berbicara, Anda sadar bahwa Anda sangat peduli padanya dan mulai jatuh cinta padanya, meskipun Anda belum pernah bertemu secara fisik.

Artinya, hal ini sudah menjadi lumrah. Apalagi di dunia memiliki memiliki populasi manusia yang begitu beragam, jadi mengapa harus membatasi diri untuk menemukan cinta dalam radius 1 kilometer saja? Teknologi sudah jauh lebih mendekatkan hati setiap manusia. 

Cinta tidak pernah sama, datang dalam berbagai bentuk dan dalam situasi yang berbeda. Cinta adalah tentang mengambil riisko, dan selama Anda sadar akan keadaan dan cukup berani untuk menghadapinya, apapun bisa terjadi, begitu juga dengan seseorang di seberang sana yang belum pernah Anda temui. *** (SS)

SHARE