Fakta Pra-Ejakulasi yang harus Anda Ketahui | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Fakta Pra-Ejakulasi yang harus Anda Ketahui
Kontributor | Sex & Health

Anda mungkin pernah bertanya – tanya mengenai cairan apa yang keluar sebelum ejakulasi. Biasanya cairan ini keluar saat Mr.P mendapatkan rangsangan yang kuat, namun belum mencapai klimaks atau ejakulasi. Ini yang disebut dengan Pra-Ejakulasi.

Fakta Pra Ejakulasi - Male Indonesia Pict : Pixabay

Mengenal cairan Pra-Ejakulasi
Dilansir dari klikdokter.com, dari dr.Fiona Amelia MPH, “Cairan pra-ejakulasi, dikenal pula sebagai cairan pra-semen, cairan Cowper, madzi, atau pre-cum, adalah cairan kental dan bening yang keluar dari lubang uretra pada penis laki-laki yang terangsang secara seksual. Kandungan cairan ini mirip dengan semen (air mani atau cairan sperma), tetapi tidak memiliki campuran dari kelenjar semen”

Fungsi Lain Cairan Pra-Ejakulasi.
Ternyata cairan praejakulasi merupakan pelumas alami saat ‘berhubungan’ dan tanda untuk pasangan Anda, jika beberapa saat kemudian Anda akan ejakulasi.

Kemudian cairan praejakulasi mempunyai asam, yang berfungsi untuk memberikan ‘jalan’ bagi sperma supaya tidak mati ditengah perjalanan menuju vagina, sehingga proses pembuahan lebih efektif.

Pra-Ejakulasi tetap mengandung sperma.
Cairan yang keluar ini, memang tidak banyak tapi, apakah cairan Pra-ejakulasi mengandung sperma?

Meskipun rasio sperma hidup sangat sedikit, tapi kandungan dari cairan praejakulasi tetap mengandung sperma. Jumlah sperma yang terkandung memang tergantung dari makanan apa yang Anda konsumsi. Namun, dokter tetap menyarankan agar tetap menggunakan kondom dari awal hingga ‘permainan’ berakhir. Karena dikhawatirkan cairan PraEjakulasi mengandung sperma.

Ada Potensi penyakit menular melalui cairan Pra-Ejakulasi.
Jika Anda berpikiran mencabut Mr.P dari vagina ketika ingin ejakulasi, Anda harus mewaspadai terjadinya penyakit menular yang terkandung dalam cairan PraEjakulasi. Mungkin Anda hanya berasumsi bahwa penyakit menular ‘ditransfer’ melalui sperma saja. Ternyata tidak lho MALEnials, pada point ini, Anda harus berhati – hati jika Anda masih berasumsi bahwa cairan praejakulasi tidak mengandung ‘bakteri’ lainnya.

Ternyata Kelenjar Cowper yang berada di dasar Mr.P, berpotensi terinfeksi oleh virus atau bakteri lain. Bahkan HIV bisa menular melalui cairan Praejakulasi, meskipun dalam jumlah yang sangat sedikit. Inilah mengapa Anda harus tetap melakukan seks dengan aman [MM].

 

 

 

 

 

                                                                                                                                                            

                      

 

 

SHARE