Sri Lanka, Destinasi Asia Tenggara yang Lagi Hits | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Sri Lanka, Destinasi Asia Tenggara yang Lagi Hits
Gading Perkasa | Relax

Kalau Anda sedang merencanakan liburan akhir tahun dengan sesuatu yang baru bersama pasangan, barangkali Sri Lanka bisa dipertimbangkan. Pasalnya, negeri itu terpilih menjadi Best Travel Destination 2019 oleh Lonely Planet.

Peter Addor/flickr

Dari segi visa, wisatawan asal tanah air yang ingin berkunjung ke Sri Lanka hanya memerlukan visa on arrival. Penerbangan menuju ke sana dapat ditempuh dalam waktu sekitar 4 jam. Tak terlalu lama bukan?

Begitu mendarat, MALEnials tentu bertanya-tanya apa saja yang bisa Anda lakukan di sana. Jangan khawatir, kami telah merangkum tiga destinasi wajib di Sri Lanka. Antara lain:

Galle Fort

wikimedia commons

Galle Fort atau Benteng Galle adalah monumen arkeologikal dan warisan arsitektur, yang telah berumur lebih dari 400 tahun. Tapi, penampilan klasik dan historis benteng tersebut tetap terjaga berkat rekonstruksi ekstensif oleh Archeological Department of Sri Lanka.

Keunikan dari benteng ini, perumahan dan gedung-gedung yang berada di dalamnya merupakan bangunan fungsional. Dengan kata lain, perumahan dan gedung-gedung tua bukan sebatas monumen saja, melainkan juga sebagai tempat tinggal penduduk dan orang-orang yang bekerja.

Kafe, restoran, dan tempat berbelanja di dalam kompleks Galle Fort diharuskan menyesuaikan desain bangunannya seperti desain asli nan klasik dan historis. Ditambah Galle Fort telah ditetapkan sebagai UNESCO World Heritage Site.

Dari penuturan pemandu wisata di sana, Galle Fort dibangun pada 1588 oleh Portugis dan terus dikembangkan menjadi benteng semasa penjajahan Belanda di abad ke-17. Perpaduan yang menarik ketika Anda melihat bangunan bersejarah, toko dan kafe bertemu.

Tempat ini mudah diakses dari ibukota, Colombo. Bisa melalui jalan tol (sekitar tiga jam) atau menggunakan kereta menyusuri garis pantai selatan Sri Lanka (sekitar empat jam).

Sigiriya Rock

wikimedia commons

Sigiriya ditetapkan sebagai situs warisan budaya dunia pada tahun 1982. Terletak kurang lebih 169 km dari Colombo, di atas ketinggian 370 meter di atas permukaan laut, Sigiraya bukan cuma tempat tujuan wisata, melainkan sudah menjadi ikon pariwisata Sri Lanka.

Dalam bahasa Indonesia, Sigiriya berarti batu singa. Istilah itu merujuk pada pintu masuk istana yang berbentuk singa raksasa. Meski bagian paruh atas singa hancur, kakinya masih bisa ditemui sampai hari ini.

Sejak abad ke-3, Sigiriya diperuntukkan sebagai tempat biarawan Budha dan baru dibangun istana oleh Raja Kaysapa di pertengahan abad ke-5. Begitu tiba di puncaknya, Anda akan menemukan reruntuhan istana beserta taman dan arsitektur yang canggih di masanya.

Kandy

wikimedia commons

Kandy adalah kota terbesar kedua, sekaligus ibukota terakhir dari zaman raja-raja kuno di Sri Lanka. Berbeda dengan Colombo, secara iklim Kandy lebih sejuk lantaran berada di dataran tinggi.

Kota ini juga ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO dan tempat sakral bagi umat Budha, karena terdapat Temple of the Tooth Relic yang dipercaya menyimpan gigi dari Budha.

Ada juga Danau Kandy yang memukau serta Peradeniya Botanic Garden, taman botanik terbesar di sana. Kota ini bisa dicapai dengan kereta, melewati pegunungan dan kebun teh.

Tunggu apa lagi MALEnials? Segera lakukan petualangan ke Sri Lanka. Jangan lupa ajak pasangan ya! [GP]

SHARE