Walau Sedang Sakit Tetap Bisa Olahraga, Benarkah? | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Walau Sedang Sakit Tetap Bisa Olahraga, Benarkah?
Sopan Sopian | Sex & Health

Salah satu cara untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar adalah dengan rutin berolahraga. Namun, bolehkah berolahraga saat sakit? Mungkin terdengar aneh, karena banyak yang berkata bahwa orang yang sedang sakit tidak boleh berolahraga.

Photo by Brittany Colette on Unsplash

Namun nyatanya ketika sedang sakit Anda masih diperbolehkan untuk berolahraga. Menurut dr. Grace Joselini, jika hanya tidak enak badan atau tidak sampai demam tinggi, tubuh masih bisa untuk melakukan olahraga, namun pengaturan intensitasnya perlu diperhatikan. "Ambil intensitas sedang saja," tutur dokter Timnas Sepakbola Wanita di Asian Games 2018 itu.

Intensitas sedang yang dimaksud itu, kata Joselini, seperti joging ringan. Namun, yang perlu diperhatikan juga kekuatan atau kemampuan masing-masing individu. Pasalnya setiap orang memiliki kekuatan dan kemampuan yang berbeda. 

Ringan dan sedangnya intensitas olahraga yang dilakukan bisa terukur salah satunya melalui talk tes. Jika masih mampu diajak berbicara saat melakukan suatu jenis olahraga, artinya itu masuk kategori ringan. 

Namun jika merasa kesulitan diajak berbicara tetapi masih bisa merespon, artinya olahraga yang Anda lakukan sudah masuk intensitas sedang. "Memang untuk mendapatkan hasil akurat intensitas olahraga yang kita lakukan adalah mengukur denyut nadi," terangnya.

Cara menghitungnya adalah 220 dikurangi usia, hasilnya adalah mendapatkan denyut nadi maksimal. Kalau intensitas sedang, kata Joselini, 70 sampai 80 persen dari denyut nadi maksimal Anda. "Intinya kalau mau sehat berolahraga sebenarnya main di intensitas ringan saja sudah cukup," katanya.

Dengan kata lain, pentingnya berolahraga atau setidaknya bergerak aktif, sudah menjadi rekomendasi para ahli kesehatan sejak lama, agar terhindar dari beragam penyakit khususnya yang tidak menular seperti penyakit jantung dan diabetes. Tak hanya olahraga, konsumsi makanan sehat dan tidur cukup juga menjadi modal penting agar tubuh sehat.

Namun ada catatan penting soal olahraga di kala sakit. Menurut Spesialis penyakit menular Catherine Liu, profesor kedokteran klinis di divisi penyakit menular Universitas California, San Fransisco, ketika Anda memiliki kondisi medis yang mendasari, seperti asma, penyakit jantung, atau penyakit medis lainnya, sebaiknya periksakan dulu ke dokter. Sebab, olahraga dapat memperburuk masalah medis yang mendasari.

"Olahraga ringan tidak akan memperpanjang penyakit atau membuat gejalanya lebih buruk. Namun, tidak juga membuat penyakit Anda jadi lebih baik," tuturnya dalam laman Natural Health. *** (SS)

SHARE