Potensi Besar Kecerdasan Buatan di Smartphone | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Potensi Besar Kecerdasan Buatan di Smartphone
Sopan Sopian | Digital Life

Smartphone saat ini bukan lagi perangkat komunikasi elementer untuk telepon, menjelajahi web, atau beberapa aplikasi konvensional lainnya. Dengan pengenalan Artificial Intelligence (AI), smartphone saat ini menjadi 'platform kecerdasan' yang berusaha memahami perilaku pengguna dengan cara yang akan meningkatkan pengalaman pengguna semakin personal. 

doc.Vivo

Perusahaan riset Gartner menyatakan, AI akan menjadi salah satu fitur utama yang menjadi pembeda antar produsen smartphone, serta menjadi fitur yang esensial dalam menghadapi kompetisi pasar ke depan.

Gartner memprediksi bahwa pada tahun 2022, 80% produsen akan mengusung kemampuan AI dalam setiap piranti smartphone-nya. Ini tentu saja meningkat pesat jika dibandingkan dengan data tahun 2017 yang baru mencapai 10% dari total smartphone

Smartphone berbasis AI saat ini pun semakin mudah dijangkau dan didapatkan pengguna. Salah satu contoh penggunaan fitur AI yang telah banyak digunakan biasanya pada kamera, sehingga memberikan hasil yang khas.

Head of Consumer Software Engineering and director of Intelligence Engineering Huawei, Felix Zhang mengatakan, kecerdasan buatan pada perangkat mobile akan mengubah dua aspek kunci pada smartphone. Pertama yakni interaksi mesin dan pengguna dan keterbukaan personalisasi. 

Mengutip laman ZDNet, Zhang menjelaskan, untuk aspek pertama, kecerdasan buatan akan meningkatkan efisiensi antara pengguna dan smartphone dalam konteks teks, suara, gambar, video dan sensor. Sedangkan pada aspek kedua, kecerdasan buatan akan secara aktif memberi layanan dan mengagregasi informasi dari aplikasi, konten, fitur pihak ketiga, sampai fitur bawaan. 

Di sisi lain, berdasarkan keterangan yang diterima MALE Indonesia, terkait riset Gartner, Edy Kusuma, General Manager for Brand and Activation PT Vivo Mobile Indonesia berpendapat bahwa, dengan dukungan AI pada smartphone sebagai perangkat esensial harian, bukan hanya memberikan solusi bagi kebutuhan pengguna yang sangat ekstensif, namun juga memaksimalkan pengalaman mobile pengguna secara keseluruhan.

Pihaknya tak memungkiri telah menenamkan fitur berbasis AI seperti dalam kamera, seperti kamera, desain, dan performa. AI Jovi menjadi Andalahannya ini. Karena menurutnya, AI Jovi memberikan kemudahan dalam mecari skor pertandingan, hingga mencari tahu lokasi, brand, bahkan membandingkan harga transportasi sebelum merencanakan liburan.

“Teknologi AI bukan sekadar hanya pada kamera semata. Tetapi telah menunjukkan bagaimana AI bisa membantu pengguna dalam berbagai hal dan akan semakin cerdas di masa depan,” tadas Edy Kusuma.  *** (SS)

SHARE