KARANGASEM WORLD CULTURAL VILLAGE FESTIVAL 2018 | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
KARANGASEM WORLD CULTURAL VILLAGE FESTIVAL 2018
Sofan | Agenda

Male Indonesia

23-25 November 2018,  KARANGASEM WORLD CULTURAL VILLAGE FESTIVAL 2018 diselenggarakan di Desa Jungutan, Karangasem, Bali.

Event tersebut merupakan forum bagi masyarakat adat Indonesia dan dunia sekaligus festival seni dan budaya masyarakat adat yang memiliki program:
1.    Talkshow dan Seminar Budaya
2.    Pameran artefak seni dan budaya
3.    Pertunjukan seni dan musik
4.    Demo Tribal Tattoo, Tenun, culinary 
6.  Story telling
7.    Pemutaran Film Indigenous People
8.  Performance (Indra Lesmana, Gus Teja, Tika Pagraky, Ghanasvara, dll). Diikuti oleh masyarakat Adat Nusantara dan dunia:
1.    Baduy, Jawa Barat
2.    Kampung Naga, Jawa Barat
3.    Rancakalong, Jawa Barat
4.    Mentawai, Sumatra
5.    Dayak, Borneo
6.    Sumba, Nusa Tenggara Timur
7.    Tenganan, Bali
8.    Maori, New Zealand
9.    Aborigin, Australia
10.    Khmu, Laos
11.  China
12.  Macau
13.  Hongkong
14.  Philipine
15.  Malaysia
16.  Singapore
17.  Dll

Menampilkan Narasumber Talk show Budaya:
1.    Hilmar Farid*, Dirjen Kebudayaan RI 
2.    Bambang Rudito, Antropolog
3.    Gustaff Hariman Iskandar, Pengamat Budaya dan Fasilitator Pendamping Masyarakat Kasepuhan Ciptagelar
4.    Mina Susana Setra, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara
5.    Sali Sasaki, Desainer, periset, Konsultan UNESCO

Karangasem World Cultural Village Festival 2018 ingin mengaktualisasikan kembali peran warisan budaya dalam konteks mutakhir sebagai upaya melestarikan serta mendorong menjadi karakter yang kuat bagi bentuk peradaban yang dinamis. Konsep festival ini mencoba menjawab tantangan dunia akan popularisasi budaya folklor. Terutama sesuai dengan inisiatif UNESCO yang telah meminta masyarakat dunia untuk mempromosikan dialog antara budaya dan generasi melalui seni rakyat. Karangasem World Cultural Village Festival 2018 akan menjadi arena bertukar pengetahuan, pengalaman dan dialog dalam upaya-upaya memajukan kebudayaan rakyat yang kaya akan nilai.**Dhemyubud

SHARE