Perang Android, Huawei Berambisi Geser Samsung - Male Indonesia
Perang Android, Huawei Berambisi Geser Samsung
MALE ID | Digital Life

Setiap perusahaan memiliki tujuan untuk menjadi nomor satu di dunia pada bidangnya masing-masing, termasuk Huawei, yang saat ini masih harus berada di belakang Samsung dalam jumlah penjualan smartphone.

huawei - male Indonesiapexels.com

Oleh karenanya, Huawei memiliki sebuah ambisi besar, yakni mengalahkan vendor asal Korea Selatan tersebut. Mereka mengklaim, pada 2019 perusahaan yang berbasis di Cina itu akan mencatatkan jumlah penjualan setara dengan Samsung. Dan di tahun 2020, mereka siap mengalahkannya.

Tidak mustahil Huawei melakuan hal itu, mengingat mereka berhasil menyalip Apple dan merebut posisinya sebagai vendor kedua terbanyak yang menjual smartphone secara global. Percaya diri mereka sangat beralasan.

Seperti dilansir dari Ubergizmo, penjualan smartphone Huawei seri P dan Mate sedang tinggi. Kedua perangkat ini laris manis karena fitur kameranya yang cukup memukau.

Kini, mereka telah menetapkan ambisinya bahkan lebih tinggi, seperti yang dikatakan Richard Yu, CEO divisi konsumen Huawei kepada CNBC dalam sebuah wawancara eksklusif.

“Tahun depan, kami bakal sangat dekat ke nomor satu, mungkin kami setara dengan Samsung. Setidaknya, setahun setelahnya, kami punya peluang menjadi yang pertama, di 2020,” ujar Yu.

Samsung memang punya komitmen terhadap banyak teknologi “pertama di dunia”, termasuk smartphone 5G dan perangkat yang dapat dilipat. Namun, Huawei juga tertarik mengambil mahkota Samsung. Menurut Yu, perusahaannya menjalankan bisnis smartphone yang tidak biasa.

Ditambah lagi, Huawei berencana untuk mendorong beberapa produk inovatif yang sangat bergantung pada artificial intelligence (AI). Teknologi ini akan mengubah cara orang menggunakan perangkat pintar.

Hanya saja, mereka sadar bahwa rencana mereka tidak mudah diwujudkan. Masih banyak tantangan di depan. Mereka harus terus mencoba mendobrak masuk ke pasar Amerika di awal tahun 2019 lewat skema bermitra dengan operator lokal.

Sayangnya, rencana tersebut hancur seketika usai anggota parlemen AS memutuskan bahwa perusahaan-perusahaan Cina seperti Huawei dapat menimbulkan ancaman keamanan nasional.

Akhirnya para operator AS menarik diri dari kesepakatan dengan Huawei. Retailer besar seperti Best Buy juga telah berhenti menjual ponsel Huawei. Bahkan seri Mate 20 terbaru tidak akan tersedia secara resmi di Negeri Paman Sam. [GP]

SHARE