5 Film Dokumenter Wajib Buat Penikmat Musik Punk - Male Indonesia
5 Film Dokumenter Wajib Buat Penikmat Musik Punk
MALE ID | News

Musik punk sering dianggap sebagai sesuatu yang negatif di masyarakat umum, karena identik dengan pemberontakan, anti kemapanan, dan hal-hal serupa.

Px Here

Namun selama puluhan tahun, musik punk telah bermanifestasi ke dalam berbagai bentuk. Genre musik yang berakar dari pemberontakan dan estetika DIY (do it yourself) ini, terkenal karena keberhasilannya dalam menarik banyak penganut.

Jadi, kalau MALEnials mengaku sebagai penyuka musik punk, maka sudah seharusnya menyaksikan beberapa film dokumenter seputar punk, antara lain:

Punk’s Not Dead (2007)

Apabila sebagian besar dokumenter punk berfokus pada masa lalu, Punks Not Dead, seperti namanya, menelisik makna tersebut di era sekarang. Film ini menceritakan band Warped Tour dan noise di Inggris dan Amerika yang mengawali pergerakan punk.

Bagi beberapa orang, punk dan segala sesuatunya yang orisinal telah mati. Namun tidak bagi sebagian lainnya. Punk justru berevolusi, dan semangatnya masih sama.

Punk: Attitude (2005)

Film dokumenter yang menyoroti asal-usul punk cenderung berfokus pada pertengahan tahun 70-an, karena memang saat itulah genre ini benar-benar terbentuk.

Namun, kadang pembuat film lupa bahwa punk tidak akan lahir tanpa garage rock di tahun 60-an dan awal 70-an, yang membuka jalan bagi Ramones dan band serupa untuk melakukan gebrakan.

End of the Century: The Story of the Ramones (2003)

Dokumenter ini menceritakan band yang dianggap memiliki pengaruh terbesar dalam musik punk rock ketimbang band lain.

Wawancara yang dihadirkan di dalam film bersifat provokatif, serta mengungkapkan kepribadian dan konflik khas dari masing-masing anggota. Ketegangan yang tampak diatas panggung, ternyata juga terjadi di belakang panggung. Semua terkuak di film ini.

The Filth and the Fury (2000)

The Filth and the Fury sukses menjadi sebuah representasi lengkap terkait sejarah dari para anggota Sex Pistols. Film ini menampilkan wawancara dengan band, rekaman live, arsip-arsip lama, dan informasi menarik lainnya.

Sang sutradara, Julie Temple, juga pernah membuat dokumenter lain berjudul The Great Rock ‘n’ Swindle. Namun, dokumenter tersebut lebih berfokus pada manajer Sex Pistols yaitu Malcolm McLaren.

The Decline of the Western Civilization (1981)

Rasanya, tidak ada film dokumenter punk yang lebih baik dari The Decline of the Western Civilization, yang menggambarkan suasana saat musik punk terbentuk.

Film ini dipenuhi energi, kegembiraan, dan ekspresi jujur, dimana dibahas secara total ke dunia musik underground Los Angeles pada periode 1979-1980. Ditampilkan juga band ikonik seperti X, Black Flag, The Circle Jerks, The Alice Bag Band, Fear, dan the Germs. [GP]

SHARE