Teknik Anti Backlight Saat Motret dengan Ponsel - Male Indonesia
Teknik Anti Backlight Saat Motret dengan Ponsel
MALE ID | Digital Life

Backlight atau sering juga disebut dengan “backlit” adalah posisi di mana subyek atau obyek foto ada dalam posisi membelakangi atau melawan sumber cahaya, baik cahaya natural seperti cahaya matahari ataupun cahaya buatan (lighting). 

Photo: doc. Vivo V11 Pro

Kondisi backlight sering menjadi momok bagi fotografer karena dapat berujung pada hasil foto yang gagal. Misal, latar terlalu terang ataupun subyek/obyek yang terlalu gelap. Namun sebaliknya, kondisi backlight dapat menghasilkan foto yang lebih indah dan dramatis jika ditangani dengan tepat. 

Kondisi backlight atau tidak tanggap cahaya  bukan hanya pada photografer pemula, bagi mereka yang mengambil latar indah dengan ponsel kerap mengindahkan pantulan cahaya, sehingga foto cenderung gagal. Untuk itu, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan untuk hasil foto semakin maksimal tanpa backlight dengan ponsel.

Perhatikan Obyek
Aspek pertama dan terpenting saat mengambil foto adalah dengan memahami obyek foto dan penempatannya. Saat mengambil gambar dengan obyek wajah misalnya, pastikan posisi smartphone sedikit lebih tinggi, dan berikan ruang di sisi atas kepala untuk menjaga kontur yang proporsional saat mengambil foto dan meminimalisir backlight pada hasil gambar. 

Foto backlight yang indah tentu saja dapat terwujud bila sang fotografer menghadap ke arah sumber cahaya, dan subyek atau obyek foto berada di posisi melawan sumber cahaya. Pilih latar belakang yang tepat, gunakan panduan frame/gridline, dan jangan ragu untuk meng-eksplor komposisi foto dengan mencoba mengambil gambar dari berbagai sudut. 

Manfaatkan Cahaya Alami
Aspek penting lainnya adalah pencahayaan. Bahkan obyek foto yang bagus dapat terlihat kusam dan tak menarik dalam kondisi pencahayaan yang minim atau berlebihan. Selain itu, tanpa pencahayaan yang tepat, pengguna akan membutuhkan upaya ekstra setelah mengambil foto atau proses editing untuk memperbaiki gambar. 

Untuk hasil yang lebih baik, maksimalkan cahaya alami untuk membuat gambar tampak lebih hidup dan cerah. Selama pemotretan di luar ruangan, waktu ideal untuk mendapatkan foto terbaik adalah momen Golden Hour yaitu pagi hari atau satu jam sebelum matahari terbenam ketika pencahayaan lembut dan menghasilkan bayangan halus pada obyek foto.

Gunakan Properti / Alat Bantu
Tips ini sangat berguna bagi fotografer pemula yang baru pertama kali mengambil foto dalam kondisi backlight. Carilah sumber cahaya tersembunyi, baik sebagian atau seluruhnya. Sumber cahaya seperti ini biasanya ada ketika terblokir benda seperti pohon, gedung ataupun alat bantu lainnya. Posisikan subyek atau obyek foto berada sepenuhnya dalam bingkai foto dan membelakangi sumber cahaya tersebut. Cahaya akan terpantul dengan lebih indah dan terkontrol dengan cara seperti ini.

Untuk mendukung keperluan mobile photography tersebut, Anda dapat menggunakan fitur Anti-Backlight AI HDR. *** (SS)

SHARE