Jarang Ribut, Hubungan Jauh Lebih Bahagia? | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Jarang Ribut, Hubungan Jauh Lebih Bahagia?
Gading Perkasa | Relationships

Konflik adalah sesuatu yang wajar dalam sebuah hubungan, dan itu merupakan dinamika yang terkadang justru bikin hubungan lebih bahagia.

Max Pixel

Lantas, apa yang terjadi jika pasangan tak pernah terlibat konflik? Apakah ini adalah pertanda yang bagus dalam sebuah hubungan?

Psikolog bernama Joshua Klapow mengatakan, beberapa pasangan mampu menjalin hubungan tanpa perdebatan karena mereka mampu mengatakan keinginan, kebutuhan, preferensi dan pendapat mereka dengan cara yang bisa diterima satu sama lain.

Pasangan yang terlihat baik-baik saja bahkan lebih bahagia bukan berarti tak pernah berselisih sama sekali. Hanya saja, kata Klapow, mereka mampu menyelesaikan perselisihan tersebut. Atau setidaknya, mereka saling mendengar dan saling berusaha memperbaiki konflik.

“Mereka yang berkomunikasi secara jujur, otentik, dan fokus pada berbagai informasi, cenderung lebih sedikit berdebat,” tutur dia.

Perbedaan pendapat tidak lantas menjadi perdebatan. Kuncinya, pasangan harus pintar mengelola konflik agar tak berbuntut pertikaian.

Di sisi lain, jika pasangan tidak pernah bertengkar karena berniat menghindari semua konflik, alih-alih bertujuan membuat hubungan lebih bahagia, hal ini justru berakibat fatal untuk hubungan.

“Emosi yang terkait dengan perbedaan pendapat masih ada, bahkan dapat membuat hubungan semakin renggang,” kata Klapow.

Selain itu, menghindari konflik juga menyebabkan salah persepsi tentang kualitas hubungan. Mereka yang terus berusaha menghindarinya, disadari atau tidak, dapat membenci pasangannya.

Kalau Anda belum yakin mengapa konflik jarang terjadi dalam hubungan Anda sekarang, coba tanyakan beberapa hal. Misalnya mengenai topik, masalah, dan situasi yang dirasa memiliki persepsi berbeda dengan pasangan.

Bisa saja, sang wanita yang malas menghadapi konflik karena enggan bertengkar atau mendengar apa yang mungkin Anda katakan. Bahkan ia menganggap konflik dapat merusak hubungan.

Jika hal yang baru saja disebutkan di atas sedang terjadi, justru itu adalah pertanda bahaya bagi hubungan Anda dan pasangan.

“Artinya, ada masalah komunikasi yang lebih besar, dan kurangnya perdebatan sebenarnya merupakan tanda dari itu,” ujarnya.

Intinya, sering tidaknya konflik bukan patokan untuk hubungan lebih bahagia. Alasan di balik konflik yang dihadapi atau dihindari itulah yang menjadi tolak ukurnya.

Klapow mengatakan, pasangan yang tak pernah berdebat karena mampu mengelola konflik dengan sehat justru memiliki hubungan paling bahagia.

Sebaliknya, mereka yang seolah akur karena takut menghadapi konflik, malah menyimpan ‘bom waktu’ dalam hubungannya. [GP]

SHARE