Keangkuhan Mourinho Bersama Manchester United - Male Indonesia
Keangkuhan Mourinho Bersama Manchester United
MALE ID | Sport & Hobby

Di matchday 4 Liga Champions 2018/2019, Manchester United berhasil mengalahkan Juventus dengan skor 2-1 di Allianz Stadium. Meski sempat tertinggal lebih dulu, MU secara dramatis berhasil membalikkan keadaan di lima menit terakhir, lewat tendangan Juan Mata dan gol bunuh diri Alex Sandro.

wikimedia commons

Akibatnya, Juventini, sebutan untuk pendukung Juve berang. Tapi bukan cuma karena kalah, melainkan gestur sang pelatih Manchester United, Jose Mourinho, yang bernada ejekan.

Usai peluit panjang, Mourinho merayakan keunggulan timnya dengan memasang tangan di telinga sembari melirik ke arah pendukung tuan rumah.

Hal itu sontak memicu protes keras dari berbagai pihak. Bahkan, Paul Scholes, eks punggawa Setan Merah, mengecam tindakan yang dilakukan Mourinho kepada Juventus. Ia menilai, selebrasi sang manajer tidak berkelas dan tak berguna.

“Ini kebiasaannya ke mana pun dia pergi. Anda seharusnya menang dengan sedikit kelas,” kata Scholes mengecam Mourinho kepada BT Sport.

“Jabatlah tangan pelatih lawan, kemudian hampiri dan apresiasi para pendukung Anda. Saya pikir tindakan itu tak perlu, tapi mau bagaimana lagi, memang begitulah dia,” katanya lagi.

Sementara itu, sang ‘pelaku’, Mourinho, menyebut bahwa gestur ejekan atau ofensif terhadap fans Juventus sebagai reaksi atas hinaan mereka selama 90 menit di Turin. Ia memasang tangan di telinga dan berkedip seolah-olah meminta mereka berteriak lebih keras.

“Saya dihina selama 90 menit. Saya datang ke sini untuk melakukan tugas saya, tidak lebih,” tutur Mourinho pada Sky Sport Italia.

Ditambahkan oleh Mourinho, dirinya tidak menyerang siapa pun pada akhirnya, melainkan hanya membuat gestur bahwa ia ingin mendengar para pendukung Si Nyonya Tua lebih keras lagi.

“Saya mungkin tak seharusnya melakukan hal itu. Dan dengan kepala dingin, saya takkan demikian. Namun saat keluarga saya dihina, termasuk keluarga Inter saya, maka saya bereaksi seperti ini, ” tuturnya lagi.

Jose Mourinho memang dikenal sebagai sosok pelatih penuh kontroversi. Sebelum gestur ejekan kepada pendukung Juve, ia sudah melakukan berbagai aksi yang tergolong ‘liar’.

Misalnya saja, saat ia menyindir FA karena Chelsea mendapat lima kartu kuning dan satu kartu merah di laga melawan Westham pada 2014/2015. Ia dijatuhi hukuman tidak dapat mendampingi Chelsea.

Tahun 2008, The Special One juga sempat menolak berbicara dengan media di Italia selama tiga bulan. Ia bahkan didenda sebesar 35.000 pounds usai mengkritik Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). [GP]

SHARE