Tak Disangka! Kebiasaan Ini Bikin Ginjal Rusak - Male Indonesia
Tak Disangka! Kebiasaan Ini Bikin Ginjal Rusak
MALE ID | Sex & Health

Setiap organ tubuh memiliki peran penting, termasuk ginjal. Jika ginjal rusak, darah akan tersusupi racun limbah dan organ tubuh tak akan berfungsi secara optimal.

Male IndonesiaPhoto by Sander Dalhuisen on Unsplash

Sebagaimana telah diketahui bersama, ginjal berperan menyaring darah, membuang racun tubuh, mengendalikan keseimbangan air, mengatur tekanan darah, menjaga konsentrasi mineral dan elektrolit, serta menghasilkan bentuk aktif vitamin D. Tubuh perlu asupan nutrisi supaya tak merusak ginjal.

Tapi, perhatikan pula asupan yang masuk ke tubuh dan kebiasaan sehari-hari Anda. Bila tidak, asupan dan kebiasaan Anda berpotensi merusak ginjal perlahan-lahan. Apa saja?

Jarang minum
Ginjal berfungsi menyaring racun pada darah. Demi performa maksimal, ginjal perlu cairan yang cukup. Jarang minum dapat menurunkan performa ginjal sekaligus merusaknya.

Kurang minum berisiko memicu batu ginjal, dan paling parahnya gagal ginjal. Sebaiknya konsumsi air mineral setidaknya dua liter per hari untuk menjaga kesehatan ginjal.

Asupan Gula Terlalu Banyak
Bukan cuma diabetes, gula juga menjadi dalang di balik kasus gangguan ginjal. Gula berkontribusi pada tekanan darah tinggi, yang merupakan salah satu pemicu penyakit ginjal.

Gula terdapat di berbagai makanan dan minuman, termasuk soda. Dalam beberapa studi, terbukti konsumsi soda berkaitan dengan risiko penyakit ginjal.

Kandungan gula pada soda patut disalahkan. Soda mengandung fruktosa, jenis gula yang lebih manis daripada glukosa.

Kebanyakan Garam
Garam atau natrium banyak ditemui pada makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Bagi yang memiliki kecenderungan tekanan darah tinggi atau hipertensi, natrium harus dihindari. Konsumsi garam berlebihan bukan cuma berisiko hipertensi, tapi juga merusak ginjal.

Garam berfungsi menyeimbangkan kadar cairan dalam tubuh dengan memberikan isyarat pada ginjal kapan harus menahan dan buang air. Jika konsumsi garam berlebih, proses ini bisa terganggu.

Ginjal akan mengurangi pengeluaran air ke dalam urine sehingga ada peningkatan volume darah karena retensi air. Beberapa bagian tubuh mengalami edema atau penumpukan cairan di jaringan seperti tangan, lengan, dan kaki.

Konsumsi Alkohol
Satu atau dua gelas minuman beralkohol mungkin masih bisa ditoleransi. Namun, Anda akan merusak ginjal kalau terlalu banyak mengonsumsinya.

Konsumsi alkohol berlebih menyebabkan perubahan fungsi ginjal dan menurunkan performanya dalam menyaring racun. Selain itu, alkohol dapat menimbulkan efek dehidrasi pada tubuh. Ginjal pun terkena imbasnya. Dehidrasi mengganggu fungsi normal dari sel-sel organ ginjal.

Kurang Bergerak
Bekerja di depan layar komputer atau laptop memaksa seseorang duduk dalam waktu lama. Jika tidak diimbangi gerak atau berjalan, ginjal rentan rusak.

Kendati para peneliti belum bisa mendeskripsikan bagaimana hal itu memengaruhi kesehatan secara umum, aktivitas fisik berhubungan dengan peningkatan aliran darah dan metabolisme glukosa. Dua hal ini merupakan faktor penting kesehatan ginjal.

Menahan Kencing
Sulit menemukan toilet saat bepergian terpaksa membuat orang menahan kencing. Meski sepele, kebiasaan tersebut bakal berdampak negatif untuk ginjal.

Apabila terjadi terus-menerus, timbul rasa sakit pada ginjal atau kandung kemih. Bahkan, rasa sakit juga muncul saat buang air kecil, serta infeksi saluran kencing.

Dalam beberapa kasus, menahan kencing memberikan kesempatan bakteri berkembang biak. Lebih parah lagi, seseorang dapat mengalami batu ginjal akibat menahan kencing.

Banyak studi melaporkan, penyakit ginjal rentan dialami oleh pria di usia produktif. Oleh karena itu, jaga kesehatan ginjal Anda! 

SHARE