Makanan Lezat yang Dilarang di Negara Ini - Male Indonesia
Makanan Lezat yang Dilarang di Negara Ini
MALE ID | Relax

Jika Anda suka traveling keliling dunia, tentu yang tidak boleh dilewatkan adalah mencicipi makanan lezat khas negeri tempat Anda berkunjung. Cita rasa yang otentik mustahil Anda temukan di manapun.

Tapi anehnya, meski dinilai wajar di sebagian negara, ada beberapa jenis makanan lezat yang ilegal di negara lain. Makanan lezat yang dilarang ini biasanya cenderung kurang sehat atau tidak memenuhi standar suatu negara. Apa saja ya?

Daging kuda

wikimedia commons

Kalau di Indonesia daging kuda masih mudah Anda cari, tapi beda halnya dengan Amerika dan Inggris. Aktivis hewan di dua negara itu sepakat untuk tidak menjadikan kuda sebagai makanan.

Saus tomat

Pixabay

Pada tahun 2011, pemerintah Prancis melarang masyarakatnya menambahkan saus tomat ke dalam makanannya. Bahkan, larangan ini berlaku di setiap kantin sekolah negeri tersebut. Hal ini dikarenakan saus tomat dapat mengubah rasa makanan khas Prancis.

Sirip ikan hiu

Alpha/flickr

Di banyak negara, sirip ikan hiu seringkali diolah menjadi sup. Walau begitu, negara-negara semacam Taiwan, Malaysia, dan Hongkong melarang perdagangan sirip ikan hiu.

Sirip ikan hiu yang diambil secara hidup-hidup dapat membuat ikan hiu cacat bahkan sampai mati. Pasalnya, ikan hiu tidak dapat berenang tanpa sirip.

Ikan fugu

Raita Futo/flickr

Ikan fugu atau yang biasa dikenal sebagai ikan buntal adalah makanan tradisional Jepang. Namun, menurut undang-undang di Amerika Serikat pada tahun 2002, perdagangan ikan fugu termasuk kegiatan ilegal. Sebab, ikan fugu mengandung racun yang lebih bahaya dari sianida.

Samosa

wikimedia commons

Di tahun 2011, kue segitiga yang berisi sayuran dan isian daging bernama samosa ini dilarang di negara Somalia. Larangan itu disebabkan bentuknya menyerupai simbol Holy Trinity bagi umat tertentu.

Foie gras

Pxhere

Foie gras merupakan makanan lezat khas Prancis. Dengan bahan utama hati angsa, makanan ini termasuk mewah. Sayangnya, Anda tidak bisa menikmatinya ketika berkunjung ke Jerman, Inggris, Israel, Swiss, dan Italia karena lima negara tersebut melarang adanya perdagangan foie gras.

Pelarangan foie gras disebabkan cara pembuatannya yang sadis. Angsa dipaksa memakan butiran jagung melalui tabung selang, yang mengakibatkan angsa cepat gemuk dan bagian hatinya membesar. [GP]

SHARE