Whisky Live, Menikmati Keberagaman Whisky Dunia | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Whisky Live, Menikmati Keberagaman Whisky Dunia
Kontributor | Whats Up

Jakarta 4 November 2018, Untuk pertama kalinya dibuka acara Whisky terbesar di Indonesia. Whisky Live resmi dibuka kemarin. diselenggarakan oleh Indonesia Whisky Research Society. Acara ini perdana diselenggarakan dan telah menjual 2000 tiket termasuk tiket VIP yang sudah terjual habis.

 Whisky-Live-Male-Indonesia

Acara ini mencakup lebih dari 120 tipe Whisky, menu coktail yang dibuat oleh bar terbaik di Asia tenggara, pameran seni dan ruang VIP Whisky. Whisky Live yang diselenggarakan di Jakarta berlangsung dari tanggal 3 hingga 4 November tahun ini dan dimulai dari jam 1 siang hingga 10 malam di Ball Room Hotel Kempinski Indonesia. 

"Hadir pertama kalinya di Indonesia, kami berharap dapat menghadirkan Whisky terbaik menjadi bagi para tamu untuk mempelajari tentang Whisky dan berbagai merek untuk menunjukkan produk terbaik mereka" kata Andrew Soetiono CEO Whisky Live Jakarta dan Indonesia Whisky Research Society.

Hadirnya Whisky Live, juga menjadi kesempatan untuk mengedukasi pasar bahwa Whisky itu sendiri adalah bentuk seni yang harus dinikmati secara bertanggung jawab. Kami juga membawa perpaduan yang terbaik, whisky dengan makanan yang lezat dan seni yang brilliant dengan harapan untuk menghadirkan pengalaman yang sangat mendalam bagi para tamu yang hadir

Menetapkan standar yang tinggi, Whisky Live Jakarta akan bekerjasama dengan 17 merek Whisky terbaik dengan lebih dari 120 sampel. Whisky Tasting dengan merek paling terkenal adalah The Macallan, Singleton, dan The Glenrodnach dapat dinikmati oleh para tamu. bagi mereka yang tertarik mempelajari tentang "Air Kehidupan", Whisky Live akan menyiapkan Masterclass yang dipimpin oleh ahli Whisky Internasional.

Click to Enlarge

Mewakili keragaman Indonesia, Whiskey Live Jakarta akan berkolaborasi dengan Indonesia Luxury untuk memamerkan seni dalam dua cara selama acara ini, dilengkapi berbagai tujuan: akan ada pameran lukisan dan patung, dikuratori oleh ISA Art Advisory. Akan ada penampilan delapan botol wiski edisi terbatas, dikurasi oleh Vivi Yip Art Room yang telah dirancang khusus oleh seniman lokal untuk Whisky Live Jakarta. Botol wiski edisi terbatas ini akan dilelang oleh Deborah Iskandar, Founder dari Indonesian Luxury. Hasil dari lelang akan disumbangkan ke ‘The Learning Farm’, sebuah yayasan yang mengajarkan pertanian organik bagi kaum muda yang kurang mampu.

Lima seniman yang berkontribusi pada pameran seni ini menampilkan karya multi-disiplin, multi-generasi dan multi-budaya. Sinta Tantra, adalah keturunan Bali tetapi telah menjalani kehidupan internasional, menciptakan seni yang menggabungkan semua pengaruh dan pengalaman dunianya.

Arahmaiani, lahir pada tahun 1961, memiliki gaya yang terus berkembang yang tumbuh dengan niat aktivisme sosial, feminisme dan environmentalisme. Irfan Hendrian mengeksplorasi materi dan bentuk, menyampaikan karyanya tidak hanya melalui seni rupa tetapi juga melalui desain grafis dan pencetakan.

Rega Ayundya, lahir di Surabaya dan sangat dipengaruhi oleh seniman Gustav Klimt, menyampaikan pesannya melalui metafor surealis. Aaron Taylor Kuffner adalah seniman konseptual Amerika yang menciptakan patung kinetik sonik. Ia memasangkan pemahaman rinci tentang gamelan instrumen Indonesia tradisional dengan sistem robot modern, menciptakan patung-patung dengan suara konsentris dan meditasi.**(HN)

SHARE