Lakukan Hal Ini, Saat Ajakan Kencan Kedua Ditolak - Male Indonesia
Lakukan Hal Ini, Saat Ajakan Kencan Kedua Ditolak
MALE ID | Relationships

Ketika kencan kedua gagal. Pria akan berpikir macam-macam. Apakah pada kencan pertama ada yang salah? Atau memang diri sendiri yang kurang menarik? Semua menjadi pertanyaan-pertanyaan yang tak menemukan jawabannya, kecuali wanita itu yang memberikan penjelasan mengapa si dia menolak untuk melakukan kencan kedua. 

Photo by Clem Onojeghuo on Unsplash

Ketika kencan kedua ditolak si dia, dan pertanyaan tak menemukan jawabannya, rasa kesal dan sakit menjadi teman yang sangat kejam. Karena, sejatinya memang pria tidak bisa menolak penolakan. Alasannya, saat mendapat penolkan harga diri pria terasa menjadi rusak. Lalu bagaimana menyikapinya?

Hal pertama yang harus disadari setelah ditolak adalah bahwa si dia mungkin tidak tahu banyak tentang Anda. Karena pada kencan pertama, seseorang yang Anda temui belum tentu mengenal Anda sepenuhnya. Kecuali, si dia yang Anda ajak kencan memiliki misi lain, yaitu benar-benar ingin mengetahui Anda dan ingin terkoneksi.

Terlepas dari itu, mungkin bermanfaat untuk melihat ditolak sebagai hadiah. Anggap saja sebagai momen bagi Anda untuk mengambil inventaris pribadi dan meninjau kembali strategi pemasaran Anda, daripada Anda menilai tentang diri Anda sendiri.

Mungkin Anda perlu waktu untuk memeriksa tampilan atau style Anda. Apakah Anda perlu berubah dan butuh pakaian baru atau tidak. Pikirkan hal ini matang-matang. Selain itu, yang perlu Anda pikirkan juga adalah fisik Anda. Sudahkan fisik Anda menarik? Jika belum, mengapa tidak untuk mengubahnya. Misalnya jika kurus, tentu Anda harus berolahraga untuk menambah masa otot Anda.

Jika penampilan Anda merasa sudah berubah. Memang ada kenyataan kedua yang menyakitkan. Mungkin wanita yang Anda temui memang tidak tertarik dengan Anda. Bukan tidak tertarik terhadap fisik Anda. Mungkin si dia merasa tidak cocok dengan Anda. 

Mungkin Anda berdua memiliki minat yang berbeda. Mungkin si dia mencari sesuatu yang tidak bisa Anda berikan. Siapa tahu bukan? Pada akhirnya, si dia mungkin membantu Anda dengan menolak perjumpaan kedua, sehingga Anda tidak perlu lagi menghabiskan waktu dan pengalaman yang tidak memuaskan yang menyia-nyiakan waktu Anda. Bersyukurlah! *** (SS)

SHARE