Pelatih Terburuk yang Pernah Menukangi Tim Besar | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Pelatih Terburuk yang Pernah Menukangi Tim Besar
Gading Perkasa | Sport & Hobby

Tak ada yang lebih parah ketimbang dilabeli sebagai pelatih terburuk di dunia sepak bola. Dan, Julen Lopetegui telah menyandang gelar tersebut usai Real Madrid menderita empat kekalahan dan terperosok ke papan tengah.

wikimedia commons

Buntutnya, manajemen Los Blancos memecatnya dari kursi kepelatihan Madrid. Andai saja Lopetegui tidak menolak tawaran Madrid di tengah persiapan Spanyol untuk Piala Dunia 2018 lalu, mungkin ia tidak akan mendapat label ‘pelatih terburuk’.

Tiga kekalahan dari empat laga membuat pertandingan melawan Barcelona menjadi momen pertaruhan bagi masa depan Lopetegui. Hasilnya, Madrid dibantai 5-1, dengan Luis Suarez mencetak hattrick. Berakhir sudah karier kepelatihannya di Madrid.

Selain Lopetegui, rupanya ada beberapa nama yang juga menjadi pelatih terburuk saat menukangi tim besar. Siapa saja?

Andre Villas Boas (Chelsea)

wikimedia commons

Chelsea mengeluarkan uang sebesar 13,3 juta euro untuk mendatangkan Villas Boas dari Porto pada Juni 2011. Harapan klub, pelatih asal Portugal itu bisa mengulangi kesuksesan pendahulunya, Jose Mourinho, di Stamford Bridge.

Alih-alih meraih sukses, Chelsea justru menderita serangkaian kekalahan di tangan AVB. Chelsea keluar dari posisi empat besar liga domestik, dan gagal eliminasi di Liga Champions usai kalah 1-3 di tangan Napoli.

Villas Boas dipecat pada Maret 2011. Ironisnya, di tangan caretaker Roberto Di Matteo, The Blues bangkit secara ajaib bahkan berhasil menyabet gelar Liga Champions untuk kali pertama sepanjang sejarah klub.

Gary Neville (Valencia)

University of Salford Press/flickr

Penunjukan mantan bek kanan Manchester United itu pada Desember 2015 tidak membuat banyak orang terbangun di Mestalla. Tidak adanya pengalaman melatih di level top, adalah pertaruhan besar bagi salah satu klub paling bersejarah dan bergengsi di Spanyol.

Performa Gary Neville di Valencia tidak berarti apapun. Kekalahan 2-0 di Liga Champions dari Lyon dalam debutnya menjadi awal yang buruk. Bahkan, delapan pertandingan dilalui tanpa kemenangan di La Liga.

Februari 2016, Valencia dipermalukan Barcelona dengan skor 0-7. Manajemen akhirnya memecat Neville pada 30 Maret 2016, setelah empat bulan melatih klub.

David Moyes (Manchester United)

wikimedia commons

Moyes telah dianggap sebagai pewaris alami untuk Sir Alex Ferguson di Old Trafford. Namun, start buruk di musim 2013/14 menjadi tekanan buat pelatih asal Skotlandia tersebut.

Hasil tidak membaik, Manchester United terlempar ke peringkat ketujuh di sebagian besar musim dan absen di Liga Champions, sesuatu yang hampir tidak pernah terjadi selama masa kepemimpinan Ferguson.

Pertandingan terakhirnya terjadi pada April 2014, ketika United dibungkam Everton 0-2. Moyes digusur dari posisinya dengan empat pertandingan tersisa.

Rafael Benitez (Real Madrid)

wikimedia commons

Sulit mengatakan kalau Rafael Benitez bukan bencana, apalagi kala menukangi Madrid. Walau menang 17 kali dari 25 pertandingan, Benitez tak pernah bisa merebut hati fans atau sang presiden Madrid, Florentino Perez.

Kekalahan 0-4 dari Barcelona di partai El Clasico awal musim dan tersingkir lebih awal di Copa del Rey akibat pemilihan pemain tidak memenuhi syarat menyebabkan hujatan terus mengalir kepada dirinya. Ia dipecat pada Januari 2016 dan digantikan Zinedine Zidane. [GP]

SHARE