5 Misteri Penerbangan yang Tak Pernah Terpecahkan | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
5 Misteri Penerbangan yang Tak Pernah Terpecahkan
Sopan Sopian | Story

Penerbangan Malaysia Airlines menjadi salah satu misteri yang masih hangat dalam antrean panjang teka-teki penerbangan. Mengapa tidak, pada 8 Februari 2014 lalu, pesawat Boeing 777 itu hilang kontak dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing.

Pada 24 Maret, perdana menteri Malaysia mengumumkan pesawat itu kemungkinan hilang di Samudera Hindia dan 239 penumpang serta awaknya pun dinyatakan tidak ada yang selamat. Hingga saat ini pun, misteri hilangnya pesawat tersebut belum terpecahkan. 

Selain itu, ternyata peristiwa di dunia penerbangan yang tak pernah terpecahkan tidak dialami oleh MH370 saja. Sepanjang sejarah, ada beberapa peristiwa penerbangan yang mengalami hal serupa.

Flight 19, Enam Pesawat Militer Hilang di Segitiga Bermuda

Photo by Anynobody on Wikipedia

Pada puncak Perang Dunia II, Amerika Serikat mengirimkan lima pesawat peledak Torpedo pada penerbangan pelatihan rutin di atas Segitiga Bermuda. Seperti diketahui sekarang, Segitiga Bermuda terkenal dengan kawasan yang kerap menghilangkan pesawat. 

Sehingga tidak mengherankan, 14 awak kapal di atas lima pesawat militer tidak pernah terlihat dan tak pernah ditemukan. Uniknya, Militer Amerika kala itu, mengirim tambahan 13 orang untuk misi pencarian dan penyelamatan, dan tahukan Anda, mereka juga tidak kembali. Sampai hari ini, nasib Flight 19 tetap menjadi misteri.

EgyptAir Flight 990, Hancur di Samudera Atlantik

Photo by Aero Icarus on Flickr

Pada tahun 1999 sebuah EgyptAir Boeing 767 berangkat dari Los Angeles dan jatuh di Samudera Atlantik, menewaskan 217 penumpang dan awak di dalamnya. Otoritas Penerbangan Sipil Mesir (ECAA) menyalahkan kegagalan mekanis, tetapi Badan Transportasi dan Keselamatan Nasional Amerika Serikat (NTSB) justru berpendapat bahwa pilot telah melakukan bunuh diri. 

Kata-kata terakhir yang direkam oleh pilot itu adalah, "Saya mengandalkan Tuhan," sehingga menjadi sebuah spekulasi. Para ahli teori konspirasi menyalahkan Mossad, CIA, dan ekstremis Mesir. Namun, hingga saat ini, teori itu masih belum kuat dan menyisakan misteri. EgyptAir akhirnya pensiun penerbangan dan perusahaan tidak lagi menjalankan rute Los Angeles sama sekali. 

Northwest Orient Flight 2501 Menghilang saat Terbang di Atas Danau Michigan

Photo by Alex Alex Lep on Wikipedia

Pesawat Northwest Orient Airlines Flight 2501 yang terbang dari New York ke Seattle melewati Minneapolis membawa 55 penumpang dan 3 kru diperkirakan berada di dasar danau Michigan. Namun hingga saat ini, rongsokan pesawat itu tidak pernah ditemukan. Komunikasi terakhir tercatat kru pesawat minta izin untuk turun dari level 3500 kaki ke 2500 kaki tanpa alasan yang jelas. 

Permintaan ini ditolak karena ada penerbangan lain di level itu. Pesawat yang dijadwalkan tiba pukul 23.37 itu tidak pernah datang dan tidak ada kabar apapun. Bertahun-tahun kemudian, beberapa makam masal tanpa nama diklaim sebagai makam korban Northwest Orient. Tapi di mana pesawat itu? Sampai sekarang belum bisa terjawab.

Amelia Earhart dan Pesawatnya Hilang di Tahun 1937

Photo by BetacommandBot on Wikipedia

Niatnya dengan penerbangan itu Amelia Earhart akan menjadi pilot wanita pertama yang keliling dunia sendiri. 46,671 kilometer perjalanan yang dijadwalkan hampir terpenuhi, namun Earhart bersama penunjuk arah sekaligus pesawatnya hilang pada rute final dari Papua Nugini menuju Pulau Howland.

Langit mendung dan sebentar-sebentar hujan membuat Earhart kesulitan mengikuti panduan navigasi. “Kami terbang tak tentu arah”, adalah pesan terakhir yang dikirimkan oleh Earhart, dan pesawat pun tak pernah tiba di tujuan.

Banyak spekulasi yang muncul, mulai dari kecelakaan pesawat hingga ditawan tentara Jepang. Tahun 2016 kemarin ada penemuan besar terkait misteri ini. Setelah uji modern ulang, tulang belulang yang ditemukan di Kiribati pada tahun 1940 ternyata sekarang diduga kuat sebagai Earhart. Jika benar, maka Earhart tidak meninggal dalam kecelakaan pesawat tapi sebagai castaway atau orang terdampar.

The Star Dust Lenyap Beberapa Menit Sebelum Mendarat

Photo by Stahlkocher on Wikipedia

Agustus 1947, pesawat Star Dust yang dimiliki oleh perusahaan Inggris Lancastarian, dijadwalkan terbang dari Argentina menuju bandara Santiago di Chile. Beberapa menit sebelum pendaratan, pesawat hilang dan hanya meninggalkan kode morse yang berbunyi “STENDEC” yang ditransmisikan tiga kali. 

Sejak itu The Star Dust menjadi misteri. Baru 53 tahun setelahnya ditemukan puing-puing pesawat di sekitar 50 kilometer dari lokasi hilangnya pesawat dalam timbunan gunung es. Reruntuhan ini dipastikan merupakan bagian dari Star Dust. Namun hingga kini, tak ada yang tahu apa maksud kata “STENDEC”. Karenanya banyak yang menganggap kode itu typo. *** (SS)

SHARE