Trik Kendarai Motor Trail Bagi Pria Tubuh Pendek | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Trik Kendarai Motor Trail Bagi Pria Tubuh Pendek
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Memiliki tubuh pendek memang sedikit menyulitkan untuk berkendara, khususnya pada motor offroad atau enduro dan atau biasa disebut morot trail. Karena, rata-rata motor dengan model trail memiliki ground clearance lebih dari 800 milimeter dengan tinggi badan 160 centimeter.

Photo by Bella M on Unsplash

Tingginya motor trail bukan berarti tanpa alasa. Namun hal itu untuk  menyesuaikan konsep motor trail yang butuh ground clearance tinggi sehingga bisa melibas medan-medan yang sulit, cerukan dalam, bahkan melewati balok kayu sekalipun tanpa perlu khawatir mentok di mesin.

Sehingga seolah-olah, motor trail itu konsumsinya rider yang bertubuh tinggi. Namun, sebenarnya Anda yang memiliki tubuh pendek pun bisa mengendarai motor trail. Lalu bagaimana bisa? Jawabannya bisa. Menurut berbagai sumber berikut yang bisa Anda lakukan.

1. Selalu Percaya Diri
Kepercayaan diri juga dibutuhkan dan sangat membantu saat mengendarai motor trail. Sebab dengan percaya diri, maka pengendara yakin bahwa dirinya bisa melakukannya. Jangan biarkan ukuran tubuh atau sepeda motor menghalangi keinginan Anda untuk menikmati serunya mengendarai motor berpostur jangkung.

2. Menjaga Keseimbangan
Kemudian hal kedua adalah menjaga keseimbangan saat mengendarai motor trail. Coba berlatih keseimbangan saat motor bergerak dengan kecepatan rendah. Anda bisa mencoba dengan membuat angka delapan. Kemudian menjaga keseimbangan secara statis (berlatih keseimbangan motor tidak bergerak).

3. Gunakan Kaki Saat Menyangga Berat Motor
Saat motor terjatuh atau berhenti gunakan kaki untuk menerima beban atau bobot motor. Jangan sekali-kali saat mendirikan motor menggunakan tubuh bagian atas. Alasannya, kaki lebih kuat dibandingkan lengan atau tubuh bagian atas lainnya. Jika salah mengantisipasi ada kemungkinan lengan keseleo.

4. Awasi Tempat untuk Mencari Pijakan Kaki
Saat berpetualang di alam bebas, memang tidak ada yang tahu secara pasti medan yang bakal dilewati. Akan tetapi, ada baiknya jika Anda selalu berhati-hati saat mau berhenti. Kenapa? karena bukan tak mungkin, pijakan yang keliatannya keras ternayata lembek sehingga pengendara bisa jatuh dan terjerembab.

5. Gunakan Teknik Kaki Menggantung
Saat posisi motor berhenti atau ketika akan mengendarai motor gunakan teknik kaki menggantung. Dengan posisi ini, kaki menapak sempurna ke tanah sehingga motor tersangga dengan baik. Ketika akan berkendara tinggal gas dan segera menggeser bokong sehingga posisi berkendara lebih nyaman. *** (SS)

SHARE