Aksi Para Hacker Sebelum Kejayaan Internet - Male Indonesia
Aksi Para Hacker Sebelum Kejayaan Internet
MALE ID | Digital Life

Sejak zaman dahulu, aksi peretasan sudah merajalela. Bahkan, tanda-tanda kehadiran hacker tidak bermula di era internet. Banyak orang sudah melakukan pemecahan kode dan jaringan jauh sebelumnya.

Christoph Scholz/flickr

Awalnya, istilah hacker digunakan saat mereka melakukan aksi perertasan pada jaringan telepon, mesin komputer, hingga telegraf. Motifnya pun beragam, mulai dari uang, sekadar iseng, dan lain-lain.

Tanpa berlama-lama lagi, berikut ini adalah 4 aksi peretasan sebelum era kejayaan internet, seperti dilansir dari Listverse.

Virus Komputer Pertama
Sebuah program bernama RABBITS yang lahir pada 1969 tercatat sebagai virus komputer pertama dalam sejarah. Program ini sempat membuat sistem di University of Washington Computer Center down.

Tak ada yang curiga dengan RABBITS, karena memang tak mencolok. Namun, seperti namanya yang berarti kelinci, RABBITS dengan cepat berkembang biak, dalam hal ini menggandakan file secara sendirinya.

Ketika dipasang di salah satu komputer kampus, program itu langsung menyebar sendiri ke semua komputer yang berjejaring, dan membuat komputer lain overload, tak mau bekerja.

Peretasan Komputer Pertama
Komputer pertama dengan perlindungan password, sayangnya juga merupakan yang pertama diretas. Pada 1962, Massachusetts Institute of Technology membuat sebuah komputer yang dilengkapi password. Tujuannya adalah privasi mahasiswa.

Password yang dibuat tiap mahasiswa di komputer ini hanya akan bertahan empat jam per hari di tiap akun. Namun, limitasi waktu tersebut dirasa terlalu cepat oleh seorang mahasiswa bernama Allan Scherr.

Akhirnya, ia membuat punch card atau kartu IBM yang mampu mengecoh komputer untuk mencetak password dan login dengan akun lain ketika waktu habis. Scherr membagi password itu ke selurh temannya, meretas password dosen, sembari meninggalkan pesan iseng.

Peretasan Jaringan Telepon
Rupanya, meretas jaringan telepon pada era 50-an dulu tergolong cukup mudah. Pasalnya, pesawat telepon akan menangkap nada sebagai sebuah sinyal. Jadi, jika ada yang bisa mengimitasi nada tersebut, koneksi telepon bisa dikuasai.

Orang pertama yang terkenal karena hal ini adalah Joe Engressia atau dijuluki “Joybubbles”. Ia mampu meretas jaringan telepon lewat siulan nada yang persis seperti sinyal pemrograman telepon.

Alhasil, ia bisa melakukan panggilan apapun bahkan membuat panggilan interlokal tanpa terkena biaya. Joe menarik biaya bagi siapa saja yang ingin melakukan telepon jauh tanpa biaya dari operator. Namanya dimuat di majalah Esquire dan terkenal seantero AS.

Joybubbles menginspirasi Steve Jobs dan Wozniak, sang pendiri Apple, untuk mencoba meretas sistem telepon dan membuat perangkat bernama Blue Box yang memudahkan seseorang meretas telepon dan menjadi awal mula berdirinya Apple.

Peretasan Pertama dalam Sejarah
Orang yang pertama kali melakukan aksi peretasan dalam sejarah adalah Nevil Maskleyne. Ia meretas telegraf pada 1903.

Bahkan, hal itu terjadi di demonstrasi pertama sang penemu telegraf, Guglielmo Marconi. Dalam presentasinya, Marconi ingin menunjukkan bahwa telegraf nirkabel adalah alat komunikasi yang aman dan privat antar pengirim dan penerima.

Namun di tengah presentasinya, telegraf Marconi justru menerima pesan berbunyi ‘rats’ atau pengerat, serta pantun jenaka yang mencolek soal ras dan kebangsaan Marconi yakni Italia. [GP]

SHARE