Ingin Beli Leather Goods, Cek Dulu Jenisnya - Male Indonesia
Ingin Beli Leather Goods, Cek Dulu Jenisnya
MALE ID | Looks

Banyak yang sudah paham bahwa memakai leather goods bakal bikin penampilan kaum adam kelihatan keren. Kulit yang jadi bahan dasar utamanya punya warna khas dan sulit disamai jenis fabric lainnya.

Tapi, apa Anda tahu, kalau kulit juga punya banyak jenis yang bisa dibuat leather goods? Biar MALEnials gak salah pilih, coba deh simak jenis-jenis kulit yang biasa dijadikan leather goods sebagai berikut.

Full grain leather

Max Pixel

Full grain leather biasanya dipakai sebagai bahan pembuatan leather berkualitas premium. Kulit diambil dari bagian punggung binatang, dan cenderung menghasilkan bahan yang bagus karena tidak ada lipatan.

Biasanya, full grain leather punya ciri khas berupa tekstur dan warna asli kulit binatang. Itu disebabkan layer untuk full grain hanya bagian paling atas.

Karena diambil dari bagian kulit yang tak terlipat, maka tidak perlu disambung. Sehingga, full grain leather dihargai cukup tinggi.

Nubuck Sueded Grain

wikimedia commons

Bahan kulit nubuck sueded grain mirip dengan full grain leather. Bedanya, bahan satu ini melalui proses koreksi. Hasil akhirnya berupa bahan kulit halus dan mengilap. Nah, karena itu juga nubuck sueded grain agak lebih sensitif.

Sedikit tips, kalau Anda punya leather goods dari bahan ini, jangan sampai terkena noda, sebab partikelnya mudah terurai, dan noda akan langsung terserap.

Biar tidak bingung membersihkan nubuck sueded grain, pakailah hanya di special occasion dan simpan di tempat khusus.

Embossed Leather

Seperti kulit manusia, kulit binatang yang dijadikan bahan juga punya bekas luka. Jika jumlahnya terlalu banyak, kulit ini perlu melewati proses koreksi. Caranya bisa pakai kain amplas atau semir.

Hasilnya mirip sama full grain leather, cuma bahan kulit embossed leather tidak akan awet selayaknya kulit premium itu. Biasanya, embossed leather dipakai buat bahan sepatu dan tas.

Split Suede

wikimedia commons

Setelah bagian terbaiknya diambil, kulit binatang tinggal tersisa kulit lunak saja. Bagian ini punya banyak lipatan, seperti kaki dan leher.

Agar bisa dijadikan leather goods, split suede harus ditambal dengan fabric lain. Jadi tidak heran kalau kulit ini dibanderol cukup terjangkau.

Fibre Leather

Bahan kulit yang selesai diolah akan meninggalkan sisa. Sisa ini terlalu kecil untuk dijadikan leather good baru. Perusahaan garment biasanya mengumpulkannya, kemudian melakukan recycle.

Partikel fiber yang ada di bahan kulit disatukan dengan perekat khusus. Serat sintetis ditambahkan guna menghasilkan finishing ala full grain leather.

Komposisi fibre leather paling tidak terdiri dari 51 % serat sintetis. Makanya, banyak orang menyebut bahan ini adalah genuine leather. Komposisi tersebut membuat kualitasnya sedang. [GP]

SHARE