Kebiasaan Chatting Ini Justru Bisa Rusak Hubungan - Male Indonesia
Kebiasaan Chatting Ini Justru Bisa Rusak Hubungan
MALE ID | Digital Life

Perkemabangan teknologi membuat orang saling terhubung satu sama lain saat itu juga ketika seseorang benar-benar membutuhkan orang lain, menanyakan suatu hal, dan atau hanya sekadar ingin berbincang ria saat malam sambil leye-leye di di depan televisi.

Photo by Clique Images on Unsplash

Akhirnya, kirim pesan singkat atau chatting untuk saling berbincang ria menjadi kebutuhan setia orang. Begitu juga bagi Anda dan pasangan Anda. Namun percaya atau tidak, ada beberapa hal kebiasaan chatting yang tak pernah disadari berakibat fatal bagi kelangsungan asmara Anda.

Para ahli mengatakan bahwa pasangan harus berhati-hati saat mengirim pesan dan harus menghindari kebiasaan chat yang buruk, karena dapat menyebabkan kesalahpahaman di antara Anda dan juga pasangan. Melansir laman Khoobsurati, mungkin ini bisa membantu Anda agar tidak melakukan kesalahan, berikut adalah kebiasaan chat yang dapat merusak hubungan Anda.

Terlalu Banyak Menggunakan Emoji
Mengirim terlalu banyak emoji dalam pesan, atau tanda baca dalam teks dapat menimbulkan drama dalam pesan Anda dan dapat membuat pasangan Anda tidak nyaman. Menurut para ahli, kebiasaan ini menandakan ketidakdewasaan seseorang. Jadi, disarankan agar menghindari menggunakan emoji terlalu banyak atau menggunakan tanda baca berlebihan pada setiap kalimat Anda.

Terlalu Sering
Memang rasa rindu menggebu membuat Anda ingin selalu mendengar kabar si dia. Sehingga kirim pesan bisa cenderung setiap hari dan sering. Mungkin bisa saja setiap 15 menit sekali Anda mengirimkan pesan terhadapnya.

Jika hubungan Anda masih terbilang baru di mana gejolak romantis masih menggebu-gebu, komunikasi akan otomatis menjadi lebih sering. Namun, ketika usia hubungan sudah berlangsung lama, tentu intensitas kirim pesan menjadi berkurang dan akan menimbulkan efek kecurigaan dari pasangan Anda.

Agar perubahan tidak terasa terlalu drastis semakin lama hubungan berlangsung, Anda bisa memperhatikan pola komunikasi. Buatlah ‘jadwal’ untuk berkomunikasi. Misalnya hanya chat pada pagi dan malam hari kemudian telepon seminggu dua kali. Di waktu-waktu kosong.

Chatting Hanya untuk Berdebat
Setiap hubungan pasti pernah mengalami masalah. Jika Anda sedang mengalami masalah dalam hubungan, berusahalah untuk mendiskusikan masalah tersebut secara terbuka. Mengirim pesan marah-marah atau bahkan sampai menuduh satu sama lain tidak akan menyelesaikan masalah Anda.

Justru jika hal itu Anda lakukan akan membuat suasana semakin runyam. Cobalah untuk menyelesaikannya dengan berbicara secara langsung dengan pasangan Anda karena menyelesaikan masalah melalui chat atau telfon tidak akan menuntaskan masalah Anda.

Jarang Mengirim Pesan
Tidak mengirim pesan pada pasangan Anda juga bisa menimbulkan masalah dalam hubungan. Tidak menanggapi pesan dari pasangan Anda dapat menandakan agresif pasif dan juga dapat membuat pasangan merasa diabaikan atau bahkan membuat ia berpikir bahwa Anda tak lagi menyayanginya. 

Jadi, jika memang Anda memiliki waktu senggang, usahakan berkirim pesan dengan pasangan Anda ditengah kesibukan Anda. Dengan begitu, ia akan merasa dipedulikan dan juga disayangi.

Menggerutu saat Chatting
Ini adalah kebiasaan yang juga dapat merusak hubungan. Misalnya, jika pasangan Anda mungkin terlalu sibuk dengan teman-temannya, dan Anda kemudian menggerutu terhadapnya merasa tak diperhatikan, hal ini dapat membuat hubungan Anda bermasalah. Jadi, cobalah untuk tanyakan dan bicarakan pada pasangan Anda secara baik-baik agar tidak terjadi pertengkaran. *** (SS)

SHARE