Cuci Muka dengan Sabun Batangan, Hentikan! - Male Indonesia
Cuci Muka dengan Sabun Batangan, Hentikan!
MALE ID | Looks

Cuci muka adalah salah satu perawatan yang dilakukan setiap orang, begitu juga pria. Salah satu perawatan paling sederhana setelah beraktivitas ini memang tidak banyak membutuhkan waktu lama. Tetapi masih banyak pria yang masih salah kaprah dalam memilih sabun untuk wajah.

Photo by Tadeusz Lakota on Unsplash

Padahal, sudah menjadi rahasia umum jika kulit wajah memiliki tingkat sensitifitas yang berbeda dengan kulit lainnya sehingga harus diperlakukan secara khusus dengan pembersih tersendiri. Maka dari itu disarankan jangan teruskan kebiasaan ini. 

Banyak alasan mengapa Anda harus berhenti menggunakan sabun batangan untuk cuci muka Anda. Karena sabun batangan menyebabkan ketidakseimbangan kadar PH alami pada kulit wajah sehingga akan menimbulkan efek buruk pada kulit wajah Anda. Apa saja efek buruk tersebut?

Memblokir Pori-Pori
Banyak sabun batang yang mengandung fatty acid yang mana bisa memblokir pori-pori pada kulit. Ini juga yang membuat komedo pada kulit semakin menumpuk karena kotoran pada wajah tidak bersih sempurna. 

Merusak Sel Kulit
Sabun batang mengandung bahan kimia yang lebih keras dibanding jenis sabun yang lain. Ini bisa merusak sel kulit Anda. Sehingga baiknya jangan menggunakan sabun batang untuk wajah yang notabene lebih sensitif daripada kulit Anda di area lainnya.

Memunculkan Jerawat
Sabun batang yang terbuka bisa lebih mudah terpapar bakteri dan mikroba. Inilah yang berpotensi jerawat muncul lebih banyak daripada sebelumnya.

Membuat Kulit Kering
Sabun batang menghilangkan minyak alami yang terdapat pada kulit wajah. Efek kulit terasa kerang bisa sangat Anda rasakan bila pemakaiannya dilakukan terus menerus.

Merusak Penampilan Wajah Anda
Sabun batangan juga akan secara efektif membuat sistem imunitas tubuh semakin menurun karena kulit yang sudah tidak lagi sehat membuat banyak bakteri dan kotoran menempel dan menurunkan penampilan. 

Masalah Lain Jika Sabun Batangan Digunakan Bersama
Melansir dari Medical Daily, sebuah studi yang dilakukan pada 2006 mengungkap bahwa sabun adalah sumber utama dari infeksi berkelanjutan di klinik-klinik dokter gigi. Dalam penelitian tersebut terungkap bahwa bagian bawah dari sabun batang adalah sarang bakteri.

Sabun batangan ternyata bisa terinfeksi bakteri metichillin-resistant staphylococcus aureus atau yang biasa disebut MRSA. Masalahnya, bakteri MRSA ini ternyata tidak mempan untuk diatasi dengan antibiotik biasa. sabun batang juga bisa dipenuhi organisme dari kulit setelah digunakan untuk mandi. Jika Anda memiliki riwayat kekebalan tubuh yang buruk, sebaiknya hindari pemakaian sabun batang bersama-sama.

Nah, Anda bisa bayangkan jika sabun batangan digunakan bersama kemudian Anda gunakan untuk wajah. Maka dari itu. Mulai saat ini lebih baik tidak lagi menggunakan sabun batangan untuk wajah Anda. *** (SS)

SHARE