Winamp Akan Muncul Sebagai Aplikasi Mobile - Male Indonesia
Winamp Akan Muncul Sebagai Aplikasi Mobile
MALE ID | Digital Life

Anda masih ingat Winamp? Software pemutar musik digital yang sempat populer di awal 2000-an itu ternyata akan dirilis kembali sebagai aplikasi mobile pada 2019 nanti.

winamp - male indonesia
Pixabay.com

Kabar ini disampaikan oleh Alexandre Saboundjian, CEO Radionomy, perusahaan yang memiliki hak atas Winamp, seperti dilansir dari Tech Crunch.

Aplikasi Winamp untuk iOS dan Android nantinya tak hanya memiliki kemampuan memutar file audio versi desktop, namun juga mengumpulkan beragam jenis audio, mulai siaran radio, podcast, hingga agregator musik dalam satu aplikasi.

“Anda bukan cuma bisa mendengarkan file MP3 milik Anda, tapi juga memutar musik lewat cloud, podcast, streaming siaran radio, hingga playlist buatan Anda,” kata Saboundjian.

Saat ini, pengguna harus berpindah ke agregator bila ingin mendengar siaran radio, dan ke pemutar podcast bila ingin mendengarkan podcast. Hal itu, menurut Saboundjian, bukanlah pengalaman mendengar yang optimal.

Lebih lanjut, ia pun berpendapat jika semua audio bisa ditemukan dengan suatu cara, jauh lebih baik mengumpulkan semuanya di satu tempat.

Namun Saboundjan enggan merinci bagaimana Winamp akan mengumpulkan beragam file audio, atau kemungkinan aplikasi mobile itu mendukung sejumlah platform streaming musik seperti Spotify dan Apple Music.

Ia mengaku sedang berdiskusi dengan banyak pihak, serta berkata bahwa masalah lisensi dan perjanjian bukanlah kendala utama yang dihadapinya saat ini.

Winamp Versi Desktop juga Mendapat Pembaruan

Aplikasi Winamp versi desktop yang terakhir kali diperbarui pada tahun 2013 lalu juga telah mendapatkan update. Pembaruan itu tidak memiliki perbedaan substansial dibanding versi sebelumnya, tapi memperbaiki bug dan membuatnya kompatibel dengan sistem operasi terbaru.

Meski membutuhkan kurang lebih lima tahun untuk mendapatkan update, Radionomy mengklaim komunitas pengguna aplikasi Winamp masih berjumlah jutaan orang di seluruh dunia.

Komunitas tersebut bahkan menciptakan proyek guna mengelola Winamp secara mandiri, serta merilis pembaruan tidak resmi secara berkala agar aplikasi tersebut tetap dapat dipakai seiring berkembangnya sistem operasi.

“Saya pikir Winamp merupakan pemutar musik yang tepat bagi semua orang, dan kami ingin agar mereka memasang Winamp dalam setiap perangkat yang mereka miliki,” tutur Saboundjian. [GP]

SHARE