Menyapa Gunung Mahawu yang Ramah Pengunjung - Male Indonesia
Menyapa Gunung Mahawu yang Ramah Pengunjung
MALE ID | Relax

Bagi Anda yang merasa ragu mengajak pasangan pergi naik gunung karena masalah keamanan, Anda bisa mencoba mendaki Gunung Mahawu berdua. Apa menariknya?

Photo credit: Sanjay P. K. on VisualHunt / CC BY-NC-ND

Gunung Mahawu terletak di Sulawesi Utara, dan dikenal sebagai gunung abu yang relatif ramah pengunjung. Sebelum ke sana, ada baiknya Anda mengenal seperti apa sih panorama di Gunung Mahawu itu.

Akses ke Kawasan Gunung
Jika berangkat dari Manado, diperlukan waktu antara satu sampai dua jam dengan kendaraan roda dua sampai mencapai Tomohon.

Dari Pasar Beriman Tomohon, Gunung Mahawu bisa dicapai sekitar 15 menit melalui jalan berkelok ke lokasi agrowisata Rurukan.

Sempat beberapa kali meletus
Gunung Mahawu merupakan salah satu gunung yang mengapit kota Tomohon dan di sisi lainnya Gunung Lokon.

Lebar gunung sekitar 180 meter dan kedalaman kawah 140 meter. Bagian puncak kawah berada pada 1.311 meter di atas permukaan laut.

Sulawesi Utara memang dikenal memiliki banyak sekali gunung api, seperti Gunung Api Lokon di Tomohon, Gunung Api Soputan di Minahasa Selatan, Gunung Api Karangetang, dan masih banyak lagi.

Berbeda dari Gunung Lokon yang terus meletus, Gunung Mahawu tergolong masih aman dan dikategorikan sebagai gunung api non aktif.

Namun jika melirik ke belakang, kawahnya punya sejarah letusan. Mahawu pertama kali meletus di tahun 1789. Lalu terjadi lagi pada 1977, 1994 dan 1999. Letusan terakhir inilah yang membuat air kawah berwarna hijau belerang lenyap seketika.

wikimedia commons

Hanya saja, bau belerangnya masih tercium bersamaan dengan tiupan angin. Sesuai namanya, Mahawu berarti sering mengeluarkan abu.

Menaiki Tangga untuk Mendaki
Cuma butuh waktu sekitar 15 menit berjalan kaki untuk tiba di bibir kawah. Mencapai puncak Mahawu dan menikmati kawah juga relatif mudah.

Kalau bawa kendaraan, Anda bisa parkir di area yang sudah disediakan di ketinggian sekitar 1.200 meter. Setelah itu disediakan tangga beton dengan anak tangga berjumlah sekitar 150 buah, jalan menuju ke bibir kawah.

Berburu Unggas Endemik
Jangan lupa bangun pagi agar Anda bisa mengabadikan berbagai unggas endemik. Kurang lebih ada 20 jenis burung yang bisa difoto dalam sehari. Antara lain Celepuk Sulawesi, Manguni, Pelanduk Sulawesi, Ceret Coklat, Cabai Sulawesi, dan lain-lain. [GP]

SHARE