Baik Buruk Mandi Uap di Sauna untuk Pria - Male Indonesia
Baik Buruk Mandi Uap di Sauna untuk Pria
Gading Perkasa | Sex & Health

Salah satu kegiatan yang biasa dilakukan pria urban pada akhir pekan adalah mandi uap di sauna. Tapi jarang dari mereka yang tahu apa saja manfaat dan ancaman sauna terhadap kesehatan.

Photo by Evelyn from Pexels

Secara umum, terdapat dua jenis sauna. Pertama, sauna konvensional, yang menggunakan pemanas ruangan untuk memanaskan udara. Kedua, sauna dengan infra merah, memakai energi cahaya tanpa meningkatkan suhu.

Suhu tertinggi di dalam ruang sauna mencapai 90,5 derajat Celsius. Angka itu akan meningkatkan suhu kulit sekitar 40 derajat Celcius beberapa menit saja.

Karena suhu panas, mandi uap di sauna bisa membuat tubuh berkeringat, melebarkan pembuluh darah, melancarkan sirkulasi darah, dan membuat tubuh rileks.

Manfaat dari Mandi Uap di Sauna
Sauna adalah bentuk relaksasi yang mengurangi stres serta memulihkan kondisi tubuh sehabis olahraga, karena efektif memperbaiki jaringan otot yang cedera atau sakit.

Beberapa penelitian menyebutkan, sauna infra merah efektif mereduksi nyeri kronis, misalnya pada penderita sakit kepala dan radang sendi.

Penyakit lain yang bisa dicegah dengan mandi uap di sauna tersebut yaitu gagal jantung kongestif, rheumatoid arthritis, serta tekanan darah tinggi.

Meski demikian, masih perlu penelitian lebih lanjut guna mengetahui apakah sauna infra merah benar-benar efektif membantu pengobatan penyakit-penyakit yang telah disebutkan di atas.

Penelitian lain menemukan, pergi ke sauna setiap hari selama dua minggu dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah jantung pada penderita kerusakan jantung ringan yang tidak mampu memompa darah secara normal.

Mereka yang rutin berelaksasi dengan sauna antara dua hingga tiga kali per minggu dikatakan memiliki penurunan risiko serangan jantung sebesar 23 %.

RisikoSsauna
Selain memiliki manfaat, sauna ternyata menyimpan beberapa risiko. Antara lain menyebabkan kenaikan suhu kulit dan tubuh. Kenaikan suhu tubuh dapat memengaruhi respon jantung dan tekanan darah.

Sebuah penelitian di Finlandia menemukan 29 kasus serangan jantung yang terjadi dalam kurun waktu tiga jam setelah melakukan sauna.

Ketika Anda berada di sauna, laju detak jantung akan melonjak 30 %, mengakibatkan pembuluh darah jantung melebar dan mengurangi tekanan darah.

Karena itu, penderita jenis penyakit jantung tertentu tidak dianjurkan mandi uap di sauna. Anda disarankan berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter jika memiliki masalah medis.

Meningkatnya suhu pada area skrotum diduga dapat mengurangi produksi sperma. Penelitian menunjukkan, pria yang sering terpapar suhu panas, termasuk sauna, memiliki penurunan jumlah dan kualitas sperma.

Sauna juga membuat tubuh menghasilkan keringat dalam jumlah banyak, sehingga mengakibatkan dehidrasi. Disarankan untuk minum air putih cukup sebelum dan sehabis sauna agar terhindar dari dehidrasi. [GP]

SHARE