Dari Gemar Ngopi, Band Cadas Ini Bisnis Kopi - Male Indonesia
Dari Gemar Ngopi, Band Cadas Ini Bisnis Kopi
MALE ID | News

Band metal Korn sudah tidak asing bagi pecinta musik. Apalagi Korn sangat besar dalam membuat nama genre Nu Metal melejit di awal era Millenium. Kendati musik keras identik dengan alkohol. Nampaknya ada yang lebih nendang bagi band asal Amerika ini, yakni kopi.

Photo by Nbcwd-commonswiki on Wikipedia 

Pasalnya selama 25 tahun berkarir dan melakukan tur, membuat rekaman, kopi menjadi salah satu teman baik mereka dalam melakukan aktivitas manggungnya. Bahkan, kopi menjadi bagian dari ritual Korn setiap pagi untuk menentukan nada. 

"Kami selalu butuh sesuatu yang 'nendang' di pagi hari. Kopi juga adalah hal yang menjadi rutinitas karian kami," ujar sang gitaris, James 'Munky' Shaffer. "rasanya enak jika kita bisa minum sesuatu yang terasa kuat saat memulai hari,” tambahnya.

Bermula dari hal tersebut, Band Metal Korn pun membuka bisnis kopi dengan brand Korn Kofee. Menurut keterangan di situs resmi Korn, Korn Koffee adalah perpaduan antara biji kopi Yirgacheffe dari Ethiopia, Huehuetenango Guatemala, dan biji Organik Peru, yang dicampur lagi dengan Vintage Black Diamond dari J Gursey Coffee.

“Saya rasa penggemar kami akan menyukai kopi ini karena rasanya yang kuat. Kami sudah mengkurasi dan menggarap kopi ini sejak lama, dan saya pikir ini adalah produk yang bisa dinikmati dan diminum semua orang,” imbuh Munky.

Untuk pemilihan biji kopi sendiri dilakukan oleh para personel Korn, menjadi kopi bercita rasa lembut dan disangrai gelap. Ray Luzier mengatakan, banyak orang yang menyukai rasa tar yang gekap, karena hal itu bisa memaksa mata terbuka, dan ada juga mereka yang suka rasa kopi ringan," tuturnya.

Sehingga, kata penabuh drum itu, kami sengaja meracik rasa yang menurut kami tepat dan berada di tengah-tengah agar bisa disukai lebih banyak orang. "Bagi saya secara umum kopi ini terasa sangat halus tapi kuat di saat bersamaan. Yang pasti kopi ini memiliki rasa yang nikmat,” pungkas Ray Luzier.

Untuk diketahui, ini bukan pertama kalinya grup metal punya bisnis kuliner. Sebelumnya, David Ellefson, pemain bass grup Megadeth, membuka kedai kopi bernama Ellefson Coffee Co. Adapun Charlie Benante, pemain drum Anthrax, juga membuka bisnis kopi Benante’s Blend.

Grup Anthrax juga punya bisnis minuman bir, sama seperti Iron Maiden. Belum lama ini, grup Metallica meluncurkan bisnis minuman whiskey bersama Budweiser. Grup musik keras lain yang punya bisnis minuman adalah Motorhead, ACDC, The Rolling Stones, Tool, dan Kiss. 

Korn sendiri terbentuk di California, AS, pada 1993 silam. Digawangi oleh empat anggota, Korn telah merilis 12 album studio sepanjang karier bermusiknya. Tercatat sebanyak 30 juta keping album Korn terjual di seluruh dunia.

Di masa emasnya, Korn juga sempat merajai tangga lagu Billboard dengan album Follow the Leader. Selain itu, Korn juga sempat menggondol piala Grammy Awards untuk kategori Best Short Form Music Video untuk lagu Freak on a Leash dan kategori Best Metal Performance. *** (SS)

SHARE