Cairan Putih Penyebab Infeksi pada ‘Rudal’ Anda | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Cairan Putih Penyebab Infeksi pada ‘Rudal’ Anda
Gading Perkasa | Sex & Health

Mr. P adalah organ intim pria yang wajib diperhatikan kesehatannya, bahkan sebaiknya dibersihkan setiap hari. Jika tidak, ada risiko yang berpotensi membahayakan ‘masa depan’ Anda.

Photo by SpaceX on Unsplash

Ancaman tersebut yaitu berkembangnya smegma, alias cairan putih di organ vital yang menjadi tempat bermukimnya kuman penyebab infeksi.

Eric Marlowe Garrison, seksolog klinis dan Debby Herbernick, profesor di Sekolah Kesehatan Masyarakat Universitas Indiana, Amerika, mengatakan bahwa smegma adalah kombinasi antara kelenjar minyak sebaceous dan sel kulit mati yang terkumpul di bawah kulup Mr. P.

Pada umumnya, smegma banyak ditemukan pada organ vital pria yang tidak disunat. “Smegma menyerupai zat putih seperti keju,” ujar Eric, sebagaimana dilansir dari Men’s Health.

Ia pun menambahkan, sebagian besar pria, khususnya di Amerika, tidak tahu betapa pentingnya merawat organ vital, sehingga smegma menumpuk di sela-sela ‘senjata’ mereka.

Sejatinya, kata Debby, minyak yang menghasilkan smegma secara alami disekresi oleh tubuh untuk melumasi alat kelamin dan menjaganya dari rasa kering.

“Jadi, memiliki smegma bukan berarti organ kelamin Anda kotor, namun itu artinya Anda harus mencuci dan membersihkannya secara lebih rutin,” tutur dia.

Yang harus dikhawatirkan dari smegma, lanjut Debby, dapat mengakibatkan organ intim pria mengeluarkan bau yang tak sedap. Bahkan jika sudah mengeras, akan sulit membersihkannya.

“Kombinasi sel-sel kulit mati dan bakteri tidak hanya bisa menyebabkan kumpulan sel-sel yang berbau busuk, melainkan juga memicu iritasi kulit dan berujung pada infeksi menular seksual,” kata Eric mengingatkan.

Sebagai langkah preventif, pastikan Anda membersihkan Mr. P pakai sabun dan air bersih. Jangkau sela-sela kulit yang membentuk lipatan dengan jari agar lebih mudah dibersihkan.

Bagi pria yang tidak disunat, Eric mengatakan, harus lebih sering membersihkan organ intim. Caranya, bisa menarik kulit kulup secara hati-hati dan mencucinya menggunakan air hangat.

“Kulit kulup dari organ intim yang tidak disunat itu bisa menjadi sumber infeksi bagi bakteri, virus atau jamur,” ujar dia terkait smegma pada Mr. P yang perlu teratur dibersihkan agar tak memicu bau apalagi infeksi. [GP]

SHARE