Jangan Berlebihan! Ini batas Anda Menikmati Wine - Male Indonesia
Jangan Berlebihan! Ini batas Anda Menikmati Wine
MALE ID | Sex & Health

Dalam beberapa waktu belakangan, konsumsi wine sudah menjadi budaya populer di kalangan pria urban. Minuman ini nyaris tidak pernah absen di berbagai momen, seperti gala dinner, light party, atau sekadar bersantai bersama pasangan.

Photo by Terry Vlisidis on Unsplash

Bahkan, cukup banyak riset yang menyebutkan bahwa konsumsi wine sangat bermanfaat bagi kesehatan pria. Antara lain menekan risiko demensia dan penyakit jantung.

Pertanyaannya, jika memang bermanfaat, lalu berapakah batasan aman konsumsi wine? Di Inggris, jumlah aman yang dianjurkan tidak lebih dari 14 gelas wine atau sekitar 76 ml per satu minggu.

Menurut Tracy Parker, ahli gizi dari British Heart Foundation, jumlah tersebut setara dengan setengah gelas wine per hari. “Minum terlalu banyak alkohol dapat berdampak buruk pada jantung dan kesehatan Anda,” kata dia.

Namun, Parker merekomendasikan agar pria minum lebih sedikit dari jumlah itu demi menjaga kesehatan. Menurutnya, batas aman untuk mengonsumsi wine adalah pengingat, bukan target.

Oleh karena itu, Anda harus berusaha minum lebih sedikit. Minum alkohol secara berlebihan akan berdampak besar pada kesehatan jangka panjang.

“Dalam jangka pendek, alkohol berisiko terhadap keamanan berkendara, dengan membuat Anda hilang kontrol diri yang bisa menyebabkan kecelakaan,” kata John Larsen, direktur Drinkware, organisasi independen yang fokus pada bahaya alkohol di Inggris.

Alkohol juga menyebabkan kenaikan berat badan, memengaruhi cara Anda melihat, kualitas tidur, dan memperburuk kesehatan mental.

Riset terbaru yang dilakukan oleh Warsaw University of Life Sciences, Polandia, menemukan diet anti peradangan, dimana konsumsi cokelat, anggur merah dan bir dalam jumlah wajar sangat disarankan supaya dapat meningkatkan harapan hidup.

Menurut Fran McElwaine, ketua asosiasi pelatih kesehatan di Inggris, jumlah alkohol yang bisa dikonsumsi tergantung pada masing-masing pria itu sendiri.

“Setiap orang dapat memproses alkohol dengan cara berbeda, tergantung pada genetika, usia, status, kesehatan keseluruhan dan tingkat kebugaran mereka,” kata dia.

Jika Anda masih berusia muda dan memiliki kondisi kebugaran yang tinggi, tubuh dapat memproses segelas anggur relatif mudah.

“Walau begitu, seiring bertambahnya usia, faktor stres atau penyakit, kemampuan seseorang untuk mengelola alkohol dengan efisien menurun secara signifikan,” tutur Fran. [GP]

SHARE