Alternatif Sign On Medsos Selain Facebook | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Alternatif Sign On Medsos Selain Facebook
Sopan Sopian | Digital Life

Di tahun 2018, Facebook kembali berurusan dengan masalah. Pasalnya 50 juta akun telah diretas hacker. Parahnya, hacker disebut-sebut dapat mengakses akun lain yang terhubung dengan Facebook. Seperti Instagram, Spotify, Airbnb, Tinder, Pinteres, Expedia, dan lainnya.

Photo by Fancycrave on Unsplash

Kendati kabar peretasan ini telah mencuat, dalam laman Seattle Times, Wakil Presiden Manajemen Produk Facebook, Guy Rosen mengatakan bahwa pihaknya belum memiliki bukti jika peretasan yang dilakukan hacker mengambil alih akun lain yang terhubung dengan Facebook.

Kendati belum memiliki bukti, Facebook  tak menampik untuk terus melakukan penyelidikan yang lebih dalam untuk mengetahui adanya peretasan pada pihak ketiga. Sayangnya, jika itu terbukti, Facebook harus siap didiskualifikasi sebagai layanan sign-on pada situs lain. 

Facebook memang menjadi alternatif yang efektif untuk masuk ke layanan lain. Karena hanya dengan menekan satu tombol pengguna dapat dengan mudah masuk ke layanan lain dan dianggap telah melakukan registrasi. Selain itu, dengan fitur ini juga, dapat dikatakan lebih aman daripada membuat dan mengingat puluhan kata sandi untuk situs yang berbeda.

Tetapi, dengan adanya kabar ini, rasanya perlu berpikir lebih bijak untuk menggunakan fitur register atau login dengan akun Facebook untuk masuk ke layanan lain. Di sini tidak melarang Anda untuk menjauhi Facebook, tetapi alangkah baiknya hanya untuk beberapa layanan saja. 

Jason Polakis, asisten profesor ilmu komputer di University of Illinois di Chicago mengatakan,  sebenarnya ada banyak cara yang lebih aman dan mudah digunakan untuk mendaftar ke berbagai akun lain. Menurut dia cara terbaik adalah menggunakan pengelola kata sandi khusus layanan, seperti LastPass atau 1Password, yang membuat dan mampu mengingat kata sandi untuk situs yang berbeda.

Ditambahkannya lagi, sistem operasi dan browser juga semakin baik dalam mengelola kata sandi. Ponsel iPhone terbaru misalnya, memungkinkan untuk membuka situs dengan pengenalan wajah (Face ID), yang sama nyamannya dengan menekan tombol Facebook.

Selain Facebook, pengguna internet juga bisa menggunakan layanan lain untuk melakukan register atau login, seperti menggunakan Google atau Microsoft. Polaski mengatakan jika Facebook dan Google memiliki insinyur luar biasa, dan praktik keamanan mereka terdepan. Namun, kejadian seperti yang dialami Facebook ini memang tidak dapat dihindari

Dia menambahkan, bahaya lain untuk masuk ke segala sesuatu dengan Facebook adalah ancaman phishing. Bahkan jika jutaan akun Facebook belum diretas, akun individual orang diretas sepanjang waktu melalui tipuan daring. Single sign-on memang sedikit rentan. ** (SS)

SHARE