A Simple Favor, Rahasia Kelam Persahabatan Singkat | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
A Simple Favor, Rahasia Kelam Persahabatan Singkat
Sopan Sopian | Review

Sutradara komedi Paul Feig (Ghostbusters, Bridesmaids), yang dikenal sebagai sutradara kisah-kisah frontal wanita, mencoba tantangan baru dalam genre drama misteri dengan proyek terbarunya yang diangkat dari novel berjudul sama,  A Simple Favor karya Darcey Bell.  

Film A Simple Favor (2018) sendiri bercerita tentang detektif amatir yang dilakukan seorang vlogger dalam mencari misteri kematian sahabatnya. Di luar itu, mungkin film ini akan biasa saja jika tidak menampilkan cast luar biasa, yakni Anna Kendrick, Blake Lively dan Henry Golding (yang sukses dalam film Crazy Rich Asians).

Ringkasan
Cerita dimulai dari tayangan masak Stephanie (Anna Kendrick), seorang wanita single parent lewat chanel vlog-nya. Selain rajin memberikan tutorial masak secara live streaming, Stephanie juga adalah seorang ibu muda yang yang lugu, riang, dan kaku. Ia juga secara sukarela membantu setiap acara sekolah di mana putranya Miles (Joshua Satine) belajar.

Secara kebetulan, Miles dan seorang anak bernama Nicky Nelson (Ian Ho) berteman. Dari persahabatan anaknya ini, Stephanie bertemu dengan ibu Nicky, Emily Nelson (Blake Lively)  seorang eksekutif PR yang elegan, misterius, dan menyendiri yang bekerja di New York City.

Atas pertemuan itu, Emily mengajak Stephanie ke rumahnya untuk saling ngobrol dengan secangkir gin martinis. Secara intens, keduanya pun mulai bercerita tentang kehidupan mereka dan berbagi rahasia gelap masing-masing. Dari sanalah persahabatan kedua wanita ini dimulai.

Suatu hari Emily meminta bantuan sederhana Stephanie, untuk menjemput putranya Nicky (Ian Ho) dari sekolah. Namun, Emily tidak pernah datang untuk menjemput Nicky dan berhenti merespons pesan singkat dan panggilan Stephanie. Karena khawatir, Stephanie menelpon suami Emily, Sean (Henry Golding).

Merasa memiliki panggilan untuk menemukan Emily, Stephanie mencoba mencari tahu keberadaan sahabatnya itu. Agar berhasil, ia mencoba bekerjasama dengan Sean. Stephanie dan Sean semakin dekat ketika polisi mulai mencari Emily yang hilang. Seiring bergulirnya kasus itu, Stephanie merasa penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian salah.

Melalui vlog, Stephanie mencoba meminta bantuan pemirsanya. Selain itu ia pun melakukan penyelidikan secara pribadi atas kasus hilangnya Emily. Berhasilkah Stephanie menemukan jejak Emily? Kemanakah Emily menghilang? 

Highlight
Film A Simple Favor bukanlah film drama misteri biasa. Meski dibuat secara ringan, alur film ini cukup rumit, karena menyertakan kecurigaan, rahasia, dan kasus identitas serta beberapa potongan teka-teki tidak sepenuhnya cocok.

Sebagai sutradara yang sukses dalam ranah komedi, Paul Feig juga tidak menghilangkan khasnya itu. Di tengah-tengah ketegangan film ini, ia menyertakan humor segar yang lucu. Sehingga penonton yang rumit melihat film ini tetap segar atas humor yang dilakukan Stephanie. 

Keberhasilan film ini juga karena chemistry yang dibangun antara Anna Kendrick dan Blake Lively, terutama ketika Anna Kendrick mulai berevolusi detektif dadakan dan melakukan penyelidikan ke dalam kehidupan temannya (Emily). 

Sebenarnya Henry Golding sebagai Sean juga memiliki peran penting dalam film ini, tetapi dialog yang diberikan tidak cukup banyak. Karena Sean memiliki peran kunci di antara kedua wanita itu. Ditambah lagi peran Sean sebagai pria di tengah dua wanita, adalah ujian sebagai pria pun dilihatkan di sini.

Secara kesuluruhan, A Simple Favor cukup menghibur untuk membuat penonton tetap terlibat di dalam film ini. Lebih jauh lagi, film itu tampaknya ingin mengatakan sesuatu yang substansial tentang sifat persahabatan wanita, tetapi terlalu terperosok dalam misteri untuk mendapatkan jenis pesan apa pun. *** (SS)


  

SHARE