Di Kota ini, Mustahil Anda Menemukan Mobil Pribadi - Male Indonesia
Di Kota ini, Mustahil Anda Menemukan Mobil Pribadi
MALE ID | Relax

Di berbagai negara, kebijakan pembatasan mobil pribadi dan beralih ke transportasi umum mulai hangat diperbincangkan. Masalah lingkungan, perubahan iklim, kecelakaan lalu lintas dan kemacetan jadi alasan topik itu dibahas.


wikimedia commons

Meski masih diperdebatkan, salah satu kota di Spanyol, Pontevedra ternyata sudah dari tahun 1999 memberlakukan pembatasan mobil pribadi dan memberikan dampak positif dari berbagai sisi. Kok bisa ya?

Daripada bingung, MALEnials baca saja penjelasan di bawah ini, sebagaimana dilansir dari The Guardian:

Luasnya Nyaris Setara dengan Kota Bogor
Pontevedra memiliki luas area 118,3 km persegi dengan jumlah penduduk 83 ribu jiwa. Luasnya sama seperti Bogor (118,5 km persegi).

Di sini, suara bising kota tidak akan Anda temukan. Kebijakan bebas mobil di Pontevedra menjadikannya sebagai kota paling mudah diakses dan mendapat berbagai penghargaan.

Penghargaan itu antara lain The International European Prize, “Intermodes” di Brussels 2013, “The United Nations Habitat Prize” di Dubai 2014 dan The “Excellence Prize” of the Center for Active Design di New York City 2015.

Bisa Ditempuh Dalam Waktu 25 Menit
“Luas kota ini sangat sempurna bagi pejalan kaki. Anda bisa memutari seluruh kota hanya dalam 25 menit. Memang banyak hal dikecam, namun tak ada alasan menolak model ini,” kata Rogelio Carballo Soler, arsitek lokal.

Awalnya Pontevedra dipenuhi mobil, polusi dan kasus lalu lintas. Walikota Galician tahun 1999, Miguel Anxo Fernandez Lores ingin memperbaiki kondisi tersebut dan memutuskan kebijakan pembatasan mobil pribadi.

“Sebelum saya menjabat sebagai walikota, 14.000 mobil lalu lalang di jalan ini setiap hari. Bagaimana jadinya jika orang-orang tidak dapat menikmati jalanan karena mobil? Apa jadinya kalau mobil menguasai ruang publik?” kata dia.

Kecelakaan lalu lintas nihil sejak 2009
Kebijakan ini terbukti efektif membuat Pontevedra sebagai surga pejalan kaki. Di sebuah jalan dimana 30 orang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas pada 1996, berkurang menjadi 3 orang di sepuluh tahun berikutnya, dan benar-benar aman sejak 2009.

Emisi karbon yang dikeluarkan dari aktivitas gas pun berkurang sebanyak 70%. Kekhawatiran bahwa kebijakan tersebut membuat warganya kesulitan dan pindah ke kota lain tidak terbukti. Jumlahnya justru meningkat sebanyak 12.000 penduduk.

Dari sisi ekonomi, kota ini juga mendukung usaha kecil, sehingga dapat terus bertahan di saat ekonomi Spanyol dan negara-negara di Eropa sedang mengalami krisis. [GP]

SHARE