Tetap Keren di Musim Panas dengan Layering - Male Indonesia
Tetap Keren di Musim Panas dengan Layering
Sopan Sopian | Looks

Ada beberapa aturan layering yang berlaku untuk musim panas dan musim dingin, formal dan santai. Namun ketika berbicara musim panas, saat menyentuh layering mungkin akan sedikit terlihat aneh. Karena ada anggapan salah konstum atau memang gaya yang aneh. Masa di musim panas memadukan dengan layering?

Tetapi anggapan itu bisa Anda patahkan, Anda bisa tetap terlihat keren kendati mengenakan layering di musim panas. Hal paling penting untuk bisa menuju itu adalah warna yang cukup kontras. Selain itu, pemilihan bahan untuk layering pun penting.

Corak Garis, Warna, dan Bahan yang Ringan

Photo by Becca Tarter on Unsplash
Karena jika tidak memilih bahan yang baik untuk layering di musim panas. Anda akan berkeringat dan merasakan seperti habis dipanggang. Corak adalah hal baik ketika Anda ingin mengenakan layering di musim panas. Karena beberapa jaket yang memiliki garis akan membuat Anda tetap dingin.

Di sisi lain, kain seperti katun atau linen sangat ringan sehingga tidak begitu panas saat dikenakan, jadi carilah penutup (layering) yang terlihat ringan. 

Selain bergaris, Anda juga bisa mengenakan layering berwarna gelap, tetapi bukan hitam. Karena hitam dapat menyerap panas. Di sini Anda bisa mengenakan warna gelap seperti coklat, biru dongker, atau krem. Tetapi sebelum memilih warna, Anda perlu memerhatikan atau mempertimbangkan warna kulit Anda. Karena ini akan menentukan kekerenan Anda tentunya.

Overshirts lebih dikenal sebagai 'shackets', adalah jaket Swiss Army musim panas. Kendati bahannya lebih tebal, mereka menyerap keringat. Selain itu, warnanya yang kontras tidak membunuh warna pakaian yang Anda kenakan di dalamnya. Saat mengenakan jaket ini, lebih baik hindari polo-shirt, kenakan saja kaus.

Layering Berbahan Wol juga Bisa Anda Kenakan

Photo by Clem Onojeghuo on Unsplash
Jika Anda berpikir wol hanya untuk musim dingin, Anda perlu berpikir ulang. Ada wol dengan varietas yang ringan, dan ini terbukti lebih dingin daripada katun atau linen. Syaratnya adalah tenunannya yang longgar. 

Mengapa harus dengan ciri tenunan yang longgar, tentu manfaatnya untuk memiliki rongga udara. Sehingga Anda tidak kepanasan, namun tetap keren di musim panas. Dalam laman fashionbeans, blazer bisa menjadi layering yang cocok untuk ini. *** (SS)

SHARE