HelloFriend, Medsos Baru yang Diklaim Aman - Male Indonesia
HelloFriend, Medsos Baru yang Diklaim Aman
MALE ID | Digital Life

Anda mungkin belum pernah mendengar media sosial baru, HelloFriend. Platform ini sedang dikembangkan dan diklaim lebih aman dan bisa menjadi terapi keluar dari internet. 

Photo by NordWood Themes on Unsplash

Melansir laman Futurism, baru-baru ini Harvard menerbitkan sebuah studi baru yang menunjukan bahwa salah satu alasan orang depresi adalah karena media sosial. Penelitian itu dilakukan oleh dua bersaudara pendiri HelloFriend, Salman dan Shaban Habib. "Kita harus bertemu orang-orang dalam kehidupan nyata,” tutur keduanya.

Menurut mereka, mengapa orang harus keluar dan berinteraksi dengan kehidupan nyata, bukan karaena sentiman, tetapi merujuk pada budaya ketika perdebatan tentang media sosial itu mencuat, dan potensi penyakit yang semakin mendesak.

Atas dasar itu, keduanya mengklaim bahwa apa yang dibangunnya lebih aman dari media sosial lain. Di mana orang hanya menghabiskan waktu melihat foto-foto liburan orang lain tanpa berinteraksi di dunia nyata. HelloFriend, kata duo Habib, bukan sekadar situs media sosial saja.

Cara Kerja HelloFriend
Keduanya sepakat bahwa HelloFriend bukan model bisnis yang berputar di sekitar pengguna di mana mereka hanya terpaku pada layar dan dapat menyedot iklan serta barter data pribadi mereka sendiri. Duo Habib ingin membangun bisnis dengan menghubungkan pengguna secara online, dan kemudian mengirim mereka ke dunia nyata, alias bersosialisasi, tatap muka.

joinhellofriend.com

Keduanya menjelaskan cara kerjanya HelloFrien. Pada HelloFriend, pengguna akan terhubung dengan teman dan kenalan lama dan baru, membangun jaringan, dan berkomunikasi satu sama lain, sama seperti di situs sosial mana pun. Tetapi mesin HelloFriend terletak pada cara pengguna kemudian dapat menggunakan jaringan mereka untuk menemukan, mengatur, dan memonetisasi peristiwa dan aktivitas kehidupan nyata.

Kegiatan ini bisa sesederhana seperti pesta di rumah atau kumpul-kumpul kecil, tetapi mungkin juga termasuk hal-hal seperti tur ke kota baru dengan pelajaran bahasa lokal, mengajar, atau mengatur sekelompok teman untuk beraktivitas perjalanan akhir pekan bersama-sama. "Cukup banyak hal yang mungkin ingin dilakukan pengguna dengan manusia lain," kata mereka.

Inovasi Baru
Duo Habib mengklaim, bahwa inovasi baru telah disematkan di HelloFriend. HelloFriend memiliki cryptocurrency sendiri, yang mengkonversi dengan mudah menjadi uang tunai, dan pengguna bisa berkontribusi pada acara yang mereka hadiri untuk membantu mensubsidi biaya.

Lebih lajut, kata Duo Habib, dalam konsep intinya, HelloFriend menggabungkan semangat go-go dari situs sosial awal seperti Friendster dan MySpace, konektivitas ultra Facebook, dan bahkan wirausaha improvisasi Craigslist ke dalam paket yang terlihat tidak seperti yang lainnya. 

Keduanya juga meyakini bahwa HelloFriend lebih aman dalam menjaga privasi penggunanya. Terutama di tengah kontroversi skandal Cambridge Analytica. "Tujuannya adalah untuk menciptakan platform jejaring sosial yang secara moral benar," kata Salman. *** (SS)

SHARE