Peppermint: Aksi Balas Dendam Seorang Ibu - Male Indonesia
Peppermint: Aksi Balas Dendam Seorang Ibu
MALE ID | Review

Jika dilihat secara sekilas, barangkali Anda bakal mengira kalau Peppermint adalah film bergenre drama romansa anak muda. Namun ketika melihat poster sekaligus trailer dari film tersebut, dijamin pemikiran Anda akan berubah 180 derajat.

Peppermint merupakan film bergenre action thriller Amerika yang disutradarai oleh Pierre Morel. Dibintangi oleh aktris senior, Jennifer Garner, film ini menggambarkan aksi balas dendam seorang ibu yang ditinggalkan anak dan suaminya karena dibunuh.

Sejak tahun 2008, Jennifer Garner selalu mendapat peran bermain di film drama. Dan mulai tahun 2018, untuk pertama kalinya ia kembali tampil dalam film action yang nyaris tak pernah disentuhnya.

Berperan sebagai Riley North, ia menjadi warga kelas menengah Los Angeles yang sehari-harinya bekerja di sebuah bank. Sang suami, Chris (Jeff Hephner) adalah seorang mekanik bengkel. Mereka berdua memiliki anak bernama Carly (Cailey Fleming).

Kehidupan mereka yang awalnya bahagia sontak berubah drastis. Suatu malam, di arena bermain, terjadi penembakan brutal oleh sekelompok mafia kepada mereka bertiga. Anak dan suami Riley pun tewas di tempat.

Bukannya mendapat keadilan, Riley justru bernasib sial. Hakim dan jaksa penuntut disuap oleh pelaku pembunuhan, sehingga mereka bebas dari dakwaan.

Belum lagi isu sang bos kartel, Diego Garcia (Juan Pablo Raba) yang disebut memiliki orang dalam di kepolisian, membuat kasus pembunuhan tersebut berlalu begitu saja.

Riley dimasukkan ke rumah sakit gangguan mental, sebelum berhasil lolos di detik-detik terakhir. Dari sini, ia mulai merencanakan balas dendam.

Sebagai catatan, judul film Peppermint sendiri mengacu pada rasa es krim kesukaan Carly yang tewas di taman bermain. Bahkan dalam sejumlah adegan, Riley sering terbayang akan putrinya.

Lima tahun pasca kejadian tragis itu, Riley bukan lagi wanita yang sama seperti sebelumnya. Tubuhnya lengkap dengan senjata dan piawai bela diri. Satu per satu anggota kartel Diego, hakim dan jaksa yang disuap, mati di tangan Riley.

Sang sutradara berhasil menuangkan seluruh emosi ke dalam film ini. Kendati dipenuhi aksi pembantaian terhadap gembong narkoba tersebut, penonton bisa merasakan betapa besar penderitaan Riley karena kehilangan keluarga yang ia cintai.

Sedangkan akting Jennifer Garner juga tak kalah memukau. Setiap adegan pertarungan pemeran Elektra di film Daredevil ini layaknya prajurit elit yang mematikan.

Jika dinilai secara keseluruhan, Peppermint menghadirkan tontonan seru yang bikin penonton bersimpati kepada tokoh utama. Terlepas dari berapa orang yang mati di tangannya, MALEnials pasti tetap mendukung Riley guna memperoleh keadilan.

Film ini sudah dirilis di Amerika pada 7 September 2018 lalu. Bagaimana dengan Indonesia? Tidak lama lagi, Peppermint bisa Anda saksikan di bioskop kesayangan Anda. [GP]

SHARE