Pria Melirik Wanita Lain Saat Bersama Pasangan | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Pria Melirik Wanita Lain Saat Bersama Pasangan
Sofan | Women Chat

Anda pernah melirik wanita lain saat berjalan bersama pasangan? Pasti pernah. Setidaknya melihat sosok yang secara visual mengundang, seperti berpakaian seksi hingga secara gesture tubuh yang menggoda.

Harus diakui, sebagai pria akan sulit untuk tidak tertarik saat melihatnya. Entah sengaja atau tidak disengaja. Bahkan tidak harus berpakaian, sisi anggun dan kecantikan yang memesona, bisa menjadi alasan pria untuk mengalih perhatiannya sementara untuk melihat wanita lain selain pasangan.

Lalu bagaimana wanita melihat perilaku pria seperti ini? harus disimak nih MALEnials

Syarifah Alya Zafirah, Model

Male-Indonesia

Buat aku cowok yang masih lirik cewek lain pas lagi jalan bareng sih wajar aja ya, karena mereka juga punya mata. Justru itu jadi motivasi buat aku agar berpenampilan lebih menarik, cantik dan rapih di depan cowok aku.

Kadang memang menyebalkan apalagi kalau sedang ngobrol berdua lalu si dia melirik wanita lain. Tapi kita harus positive thinking agar hubungan kita tidak pecah dan saling percaya satu sama lain.

Sebenarnya sebel ya kalau si dia sudah ngelirik cewek lain, aku biasanya langsung bete terus ngambek biar cowok aku lebih fokus ke aku, dan mikirin caranya biar aku enggak ngambek lagi.

Susah loh bikin mood cewek balik lagi, tapi tetep enggak boleh egois. Masa karena cewek yang lewat (dilirik cowok) jadi berantem. Aku tipe nya lebih suka ngambek aja sih biar dia sadar sendiri salahnya apa.

Kalau masih ngulangin terus menerus mending putusin aja deh. Bikin sakit hati doang, mending cari yang lebih bisa jaga perasaan kita sebagai cewek. Karena aku kalau ngambek enggak mudah loh balik baik lagi.

Nandya Luthfiani Wulandari, Cosplayer/Usher

Male-Indonesia

Pria yang suka melirik wanita, dari segi apa dulu? Kalau hanya sekadar lirikan biasa sih it's okay. Tapi kalau sampai bikin kepala berputar bakal Aku tanya. "Apa sih yang buat kamu lihat wanita itu sampai seperti itu?".

Reaksinya, Aku sindir sambil bercanda aja, karena aku tipe wanita yang gak suka ada masalah sepele. Biasanya kalau kita nanya sambil bercanda sama pasangan gak akan jadi masalah. malah itu bisa mencairkan suasana juga sih.

Setiap hubungan pasti ada kekurangan dan kelebihan dari pasangan kita masing-masing. Menurut Aku, hal kaya gitu tidak fatal apalagi sampai harus udahan.

Kita harus bisa berpikir, "apa yang bikin pasangan kita seperti itu?" Atau "Apa kekurangan kita sebagai pasangan sehingga dia seperti itu?". Karena untuk mempertahankan sebuah hubungan, perlu ngobrol dengan pasangan kita sampai menemukan jawabannya, lalu mencari solusinya.

Dengan adanya masalah kecil itu sebenarnya berpengaruh pada tingkat kedewasaan kita. Aku sendiri tipe orang yang berpikir positif dan percaya sama pasangan, bukannya dipermasalahkan.

Cania Citta Irlanie, Political Vlogger

Male-Indonesia

Yaa itu kan natural aja, kerja biologis straight males yang bikin dia otomatis melirik ketika ada females yang bagus buat bersama menghasilkan offspring (biasanya muda, badan relatif proporsional). Hampir pasti sama sekali enggak ada kontrol otak rasional, murni kepentingan gen. Justru kalo dia enggak otomatis ngelirik, kemungkinannya ada yang salah secara seksualitas. Bisa jadi dia biseksual atau homoseksual.

Kalau pria melirik wanita lain, aku Ikut ngelirik juga, terus ikut komentar cantik apa enggak. Biasanya sih semakin menguatkan penjelasan dari para peneliti evolusi tentang perbedaan konsep cantik di otak straight males dan straight females. Kecenderungannya selera pasanganku tuh yang cantik adalah yang lebih berisi dan lebih pendek dari seleraku. Mungkin kalo polling sedunia gitu, persentase yang bilang Kendall Jenner itu cantik banyakan females kali daripada males.

Tapi apakah menjadi masalah atau tidak? tergantung tingkat ketertarikan dan stage hubungannya. Misal dia melirik, terus menurut dia cewek itu tipe primary (possible long-term partner), sementara stage hubungan kita belum ada komitmen serius, baiknya ya udahan. Supaya dia bisa buka peluang deketin cewek itu. Kalo dia liatnya itu cuma sexually attractive tapi tipe secondary (sexual partner only), ya gak perlu udahan, terus dibicarain aja kemungkinan untuk sexually inclusive selama periode waktu tertentu.

 Tapi kalo stage hubungannya udah komitmen serius (apalagi udah nikah), terus dia ngeliat cewek itu tipe primary, ya aku harus obrolin serius untuk mempertahankan hubungan kita. Apakah menurut dia cewek itu a better primary than I am (or I can be)? Kalo iya, kenapa dan apa yang bisa di improve di aku, supaya bisa tetep jadi primary partner yang optimal buat dia. (GP/SS/DD)

SHARE