Akhir Tragis Perjalanan Aktor Burt Reynolds | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Akhir Tragis Perjalanan Aktor Burt Reynolds
Gading Perkasa | News

Aktor Burt Reynolds meninggal dunia di rumah sakit di Florida, Amerika Serikat, pada 6 September 2018 lalu. Ia menghembuskan napas terakhirnya di usia 82 tahun akibat serangan jantung.

Alan Light/flickr

Nama Burt Reynolds begitu menggema panggung Hollywood di era 70-an. Memiliki tampilan keren dan bentuk tubuh atletis, menjadi modal utama dirinya sebagai seorang aktor dan digandrungi kaum hawa.

Maka jangan heran, jika pemain Smokey and the Bandit itu pernah didapuk sebagai aktor dengan penghasilan tertinggi di masanya. Laman The Richest merilis penghasilan Burt Reynolds dari gajinya bermain film yang cukup mencengangkan.

Saat membintangi film The Cannonball Run (1981), Burt menerima upah sebesar 5 juta USD. Kemudian tiga tahun berselang, ia mengumpulkan 9 juta USD dari bayaran film City Heat dan Cannonball Run II.

Belum lagi penghasilan tambahannya di luar film. Sebagian pihak memperkirakan, pendapatan bersih yang ia miliki mencapai 12 juta USD.

Mengalami Keterpurukan
Namun hidup ibarat roda yang berputar. Kejayaan masa muda yang tak dikelola dengan baik, harus dibayar mahal oleh dirinya. Pada 1993 lalu, ia mengalami kehancuran finansial.

Puncaknya, di tahun 1996 ia mengajukan kebangkrutan lantaran tidak sanggup membayar hutang senilai 9,4 juta USD.

Serangkaian investasi yang buruk dan gaya hidup mewah disebut-sebut sebagai penyebab utama ia menjadi bangkrut. Ada juga yang menduga, Burt stres pasca berpisah dari istrinya, Loni Anderson.

Penderitaan Burt semakin bertambah setelah menjalani operasi bypass jantung hingga lima kali pada 2010. Ia membutuhkan biaya operasi yang cukup besar. Setahun kemudian, rumah sang aktor di tepi pantai Florida disita oleh bankir hipotek.

Akhir Tragis Burt Reynolds
Guna menutupi kebangkrutannya, Burt pun melelang sejumlah barang berharganya. Sekitar 600 barang bersejarah seperti penghargaan Golden Globe yang dimenangkan pada 1998 untuk film Boogie Nights harus ia relakan untuk dilelang.

Bahkan, jaket merah yang menjadi ciri khas film Smokey and the Bandit, hingga helm sepak bola dari film The Longest Yard juga ikut menjadi korban.

Pelelangan itu digelar oleh Julien Auctions pada 11-12 Desember 2014 di Palms Casino Resort, Las Vegas, Amerika. Semua hasil lelang digunakan Burt demi menyambung hidupnya di masa tua hingga ajal menjemput pada 6 September 2018. [GP]

SHARE