Pantangan Bagi Pria yang Punya Darah Tinggi - Male Indonesia
Pantangan Bagi Pria yang Punya Darah Tinggi
MALE ID | Sex & Health

Bagi pria penderita darah tinggi, yang paling sering dijadikan peringatan adalah pilihan konsumsi makanan. Sebab, makanan dengan nutrisi tidak terjaga berpotensi memperparah kondisi penyakit yang diderita.

Photo by Ayo Ogunseinde on Unsplash

Sayangnya pria kerap mengabaikan jumlah kalori di dalam makanan yang disantap. Selain sulit meraih berat badan ideal, hal itu bisa berdampak serius bagi pria yang mengidap hipertensi atau darah tinggi.

Padahal, menjaga berat badan agar tetap ideal bisa membantu penderita mengontrol tekanan darah tinggi. Laman Alodokter merangkum sederet makanan yang sebaiknya dihindari bila penderitanya ingin cepat sembuh.

Makanan Kemasan
Pizza dalam kemasan beku umumnya lebih berisiko ketimbang pizza yang langsung disantap, karena ditambahkan lebih banyak garam. Kandungan garam dan natrium sangat berbahaya jika dikonsumsi berlebihan.

Selain itu, makanan dalam kemasan yang juga perlu diperhatikan konsumsinya adalah sup. Tiap satu kaleng sup mengandung natrium hingga 900-2.000 mg. Disarankan agar Anda mengonsumsi sup atau saus rendah garam yang dibuat dari bahan segar.

Makanan Mengandung Lemak Jenuh dan Lemak Trans
Lemak jenuh dan lemak trans merupakan dua musuh utama yang menjadi pantangan darah tinggi. Salah satu makanan yang kaya akan lemak jenuh adalah kulit ayam. Serta daging merah, mentega, dan susu tinggi lemak.

Terlalu banyak mengonsumsi lemak jenuh dan lemak trans bisa membahayakan, karena keduanya meningkatkan kandungan LDL atau kolesterol jahat.

Melonjaknya kadar kolesterol jahat menjadikan kondisi penderita hipertensi semakin memburuk, dan rentan terkena penyakit jantung koroner.

Acar
Mungkin beberapa pria menyukai makanan yang dilengkapi acar. Supaya tahan lama, acar biasanya diberi garam. Tentu garam yang berlebihan dapat mendatangkan masalah bagi kesehatan.

Acar yang bisa dijadikan pilihan haruslah mengandung garam di bawah 100 mg. Bagi penderita hipertensi, gaya hidup sehat adalah kunci memelihara tekanan darah tetap stabil.

Kopi dan Minuman Berkafein 
Bukan hanya makanan yang menjadi pantangan darah tinggi. Beberapa minuman perlu menjadi perhatian, yaitu kopi, teh, dan soda.

Ketiganya mengandung kafein yang berbahaya. Kafein adalah zat yang mampu menaikkan kadar tekanan darah secara sementara.

Penderita hipertensi sebaiknya berkonsultasi kepada dokter, apakah perlu membatasi minuman berkafein atau tidak.

Alangkah baiknya membatasi minuman berkafein sekitar 200 mg per hari. Jumlah itu setara dengan secangkir kopi racik (brewed coffee) berkapasitas 355 ml.

Selain menghindari beragam makanan pantangan di atas, penderita hipertensi juga wajib berolahraga secara teratur, menurunkan berat badan dan mengelola stres. [GP]

SHARE