Lakukan Hal Ini, Jika Alami Disfungsi Ereksi | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Lakukan Hal Ini, Jika Alami Disfungsi Ereksi
Sopan Sopian | Sex & Health

Disfungsi ereksi masih terus menjadi salah satu masalah besar bagi pria. Karena disfungsi ereksi tentunya akan menghilangkan kenikmatan bercinta. Dari sisi medis, disfungsi ereksi adalah  ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi penis untuk melakukan senggama yang memuaskan. Definisi dari disfungsi ereksi tersebut tidak berhubungan dengan pancapaian klimaks saat senggama atau orgasme.

ereksi-Male-Indonesia

Banyak hal memang yang menjadi faktor atau penyebab dari disfungsi ereksi, seperti stres, marah, kecemasan, kegemukan, pikiran negatif, hingga libido yang rendah. Kedati penyebab itu sudah menjadi rahasia umun, nampaknya masih banyak yang bertanya jika masturbasi adalah salah satu penyebab disfungsi ereksi. 

Spesialis Andrologi dari RSUP Fatmawati dr Nugroho Setiawan Sp And memastikan bahwa masturbasi tidak sebabkan disfungsi ereksi. Dijelaskan dr Nugroho, pria setiap hari memproduksi sperma dan jumlahnya tidak akan habis. Apabila produksi berlebih, maka seorang pria bisa mengeluarkan sperma melalui mimpi basah. 

"Sering lakukan masturbasi alami disfungsi ereksi. Itu salah," kata Nugroho dalam acara Diskusi bertajuk 'Kesadaran Pasien Akan Disfungsi Ereksi'.

Menurut dr Nugroho, masturbasi boleh dilakukan saat gairah meningkat dan tak tertahankan. Lagipula masturbasi tidak menganggu kesehatan selama tidak jadi obsesi. Lebih lanjut, dr Nugroho mengatakan, banyak yang menyarankan apabila gairah meningkat untuk mengalihkannya ke olahraga.

Pasalnya apabila gairah tak tertahankan dan menganggu, dikhawatirkan malah melakukan hubungan seks yang tak aman. "Jadi alangkah baiknya lakukan masturbasi, dengan terpaksa," tukas dr Nugroho.

Hal yang Harus Dilakukan
Ada sejumlah hal yang harus penderita disfungsi ereksi perhatikan, tutur Dr. Nurgoho Setiawan, selama pengobatan agar kondisinya membaik, salah satunya berhenti merokok. Selain itu, mereka yang menderita disfungsi ereksi untuk tidak mengonsumsi obat disfungsi ereksi bersama obat-obatan yang mengandung nitrat (biasanya terdapat dalam obat-obatan untuk jantung).

"Meskipun obat disfungsi ereksi membantu meningkatkan respons terhadap rangsangan seksual, tetapi harap ingat bahwa obat-obatan ini tidak memicu ereksi secara langsung," kata Nugroho.

Selain itu, hal-hal penting yang tidak boleh diremehkan dalam pengobatan disfungsi ereksi adalah efek dari mengobati sendiri dan bahaya obat-obatan palsu. "Orang sering tidak menyadari risiko dan efek di kemudian hari dari tindakan pengobatan sendiri," tambah Nugroho.

Lebih lanjut dr Nugroho katakan, perubahan gaya hidup yang lebih sehat dapat membantu pengobatan disfungsi ereksi itu sendiri. Sehingga seorang pria dengan disfungsi ereksi disarankan untuk berhenti merokok, mengurangi atau berhenti minum alkohol, berhenti mengkonsumsi obat-obatan terlarang dan meningkatkan aktivitas fisik. *** (SS)

SHARE