Memilih Kopi, Kenali Jenis dan Varietasnya - Male Indonesia
Memilih Kopi, Kenali Jenis dan Varietasnya
MALE ID | Relax

Memilih kopi yang sesuai selera bukan perkara enteng. Kita harus tahu telebih dahulu jenis-jenis kopi yang beredar di pasaran ataupun genre-genrenya agar tak keliru meminum kopi yang tak sesuai selera. Masing-masing jenis kopi mempunyai kandungan kenikmatan masing-masing. Termasuk cara menyeduhnya pun akan menghasilkan rasa yang berbeda-beda dan tentunya mempengaruhi kenikmatan menyeruput secangkir kopi. Sedikit banyak sebaiknya dalam memilih kopi Anda mengetahui jenis-jenisnya terlebih dahulu.

Male Indonesia
Image by Christoph from Pixabay Kopi Arabika

Kopi jenis ini biasanya berasal dari Brasil atau Etopia. Bisa dikatakan jenis ini menguasai lenih dari 50% pasar kopi dunia. Adapaun kopi Arabika juga punya beberapa varietas yang tergantung dari negara, iklim serta tanah tempat kopi ditanam. Contoh-contoh yang banyak berada di pasaran adalah kopi Toraja, Kolumbia, Brasilia, Hawaii, Jawa,dan Mandailing serta banyak lagi, yang masing-masing punya rasa yang berbeda.

Biji kopi arabika memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan biji kopi jenis robusta. Kandungan kafein-nya juga lebih rendah, tetapi harus diakui rasa dan aroma yang lebih nikmat.

Kopi Robusta
Hampir sama dengan kopi Arabika, jika memang Anda memilih kopi ini, kondisi tanah, iklim dan tentunya proses dalam pemgemasannya punya perbedaan di setiap negara. Ukuran biji kopinya besar, memiliki kadar kafein yang tinggi dan aroma kurang harum. Kopi robusta dapat tumbuh di tempat-tempat yang justru tidak bisa dikembangkan kopi arabika, namun lokasi yang paling baik adalah pada ketinggian 400-800 meter dpl.

Hampir 30% pasar kopi dunia dijangkau oleh kopi robusta. Kopi robusta diturunkan dari beberapa spesies terutama Canephora. Maka sumber bibit tanaman kopi robusta tidak lazim disebut dengan varietas tetapi disebut klon.

Kopi Luwak
Sebelum Anda memilih kopi ini, ketahuilah bahwa kopi luwak berasal dari biji kopi arabika atau robusta yang dimakan oleh hewan luwak atau dikenal dengan nama musang. Musang ini akan menelan buah kopi yang sudah berwarna merah lalu memprosesnya dengan enzim yang berada di dalam perutnya. Tahapan berikutnya adalah biji dari buah kopi itu akan terbuang bersama kotorannya.

Mengapa kopi ini menjadi istimewa sehingga kerap menjadi favorit saat memilih kopi? Karena musang itu sebenarnya hanya mencari buah kopi yang sudah 90% matang. Ia menggunakan daya penciuman yang tajam dan selalu mencarinya di malam hari. Bisa dikatakan, kopi yang diambil oleh hewan ini punya nilai kematangan tertinggi yang berpengaruh pada rasa kopi saat disajikan.

Kopi Liberika
JIka Anda memilih kopi jenis ini, berarti Anda telah memilih jenis kopi yang berasal dari Afrika, tepatnya dari Liberia, Afrika Barat. Tumbuhan kopi jenis ini dapat tumbuh hingga 9 meter tingginya. Kopi liberika ini didatangkan ke Indonesia pada jaman dulu dengan maksud untuk menggantikan kopi arabika yang pada waktu itu terserang hama.

Beberapa varietas yang pernah didatangkan ke tanah air ini antara lain Ardoniana dan Durvei. Beberapa karakteistik opi ini adalah ukuran bijinya yang lebih besar dari kopi arabika ataupun robusta, dan terus berbuah sepanjang tahun. Tapi memang secara kualitas kopi ini terbilang rlatif rendah. Dan tumbuhnya pun hanya bisa berhasil baik di dataran rendah.**MALE

SHARE