Sederet Fakta & Kisah Pelopor Musik Rap Indonesia | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Sederet Fakta & Kisah Pelopor Musik Rap Indonesia
Sopan Sopian | News

Bagi pencinta musik, sejatinya nama Iwa K sudah tidak asing. Tetapi bagi sebagian generasi milenial, nama Rich Chigga atau Brian Immanuel mungkin lebih familiar. Mengapa tidak, remaja asal Indonesia yang berkarir musik rap-nya di Amerika ini sudah menjadi sorotan sejak kemunculannya beberapa tahun belakangan.

Photo by Sopian/MALE.co.id

Kisah 'from zero to hero' kemudian ia rasakan begitu video-videonya di YouTube ditonton oleh banyak orang dan langsung mencuri perhatian dunia. Selain Rich Chigga, di Indonesia, ada pula Young Lex yang kontroversial dengan lirik-liriknya yang cenderung kasar. Suka tak suka, tak bisa dipungkiri bahwa Young Lex termasuk salah satu rapper yang turut menggerakkan tren musik hiphop sekarang. 

Jauh sebelum mereka berdua, Anda perlu mengetahui nama Iwa K. Bernama lengkap Iwa Kusuma bisa dibilang legendadan juga sebagai pelopor musik rap di Indonesia. Karena pada era 80-an, saat anak muda dilanda musik rock, Iwa sudah mulai bergelut dengan musik rap, sebuah genre musik yang lebih menekankan pada teknik berceloteh, dibanding instrumen musik. 

Pertama kali musik rap dibawa oleh almarhum Farid Hardja dan Benyamin S yang tanpa sengaja suka sama berbicara cepat, termasuk juga dalam bernyanyi. Di tahun 90-an kebiasaan itupun diteruskan oleh Iwa K untuk mengusung musik rap di Indonesia. Walaupun sebenarnya aransemen lagu rap Iwa K pada saat itu belum bisa dikatakan hiphop. Namun dari situlah Iwa K mendapatkan karekter pada jenis musiknya sendiri. 

Photo by Sopian/MALE.co.id

Hasil dari perjuangannya dari dulu hingga sekarang musik rap banyak juga disenangi oleh anak muda, terbukti banyak bermunculan rapper-rapper muda yang naik daun. Seperti saat ini yang kita kenal Young Lex, Rich Chigga dan lainnya. Untuk lebih jauh, Anda perlu mengetahui beberapa fakta Iwa K berikut ini.

Mulai nge-rap Sejak SMA
Iwa K mulai nge-rap sejak masih remaja, tepatnya saat duduk di bangku kelas 1 SMA bersama teman-temannya. Baru akhirnya pada tahun 1989 ia bertemu dengan para personel Guest Band, yaitu Macan Riupasa, Tori Sudarsono, Yudis Dwi Korana, Satya “N’ti” M, dan Gustav. Bersama band ini, Iwa mulai mencoba masuk ke studio rekaman.

Mendobrak Dunia Musik
Seperti dikatakan di atas, di era 1980-an, musik Indonesia didominasi oleh musik pop dan rock. Tetapi dengan lantang Iwa K mendengungkan musik rap/hiphop yang ternyata cukup diterima anak muda saat itu. Dengan album pertamanya yang bertajuk 'Kuingin Kembali' yang dirilis pada tahun 1992, Iwa menjadi rapper Indonesia pertama yang merilis almbum.

Photo by Sopian/MALE.co.id

Telah Menelurkan Enam Album Solo
Satu tahun kemudian setelah almbum pertamanya lahir, 'Kuingin Kembali', pria kelahiran Bandung itu kembali melahirkan album bertajuk Topeng. Empat album lainnya adalah Kramotak! (1996), Mesin Imajinasi (1998), Vini Vidi Vunky (2002), serta Living in the Fastlane (2014).

Berkiprah di Luar Negeri
Pada April 1995, Video klip 'Bebas' yang digarap Rizal Mantovani memenangkan MTV Asia Video of The Month Award. Tidak hanya itu saja, dan nama Iwa K juga tidak terkenal di Indonesia saja. Iwa juga sempat diminta untuk tampil dalam Festival Budaya Asia dan Festival Musik Asia di Fukuoka dan Tokya, Jepang pada tahun yang sama, 1995.

Albumnya Pernah Diluncurkan di Jepang
Sebelum mengeluarkan album solonya, Iwa juga sempat berkolaborasi dengan penyanyi R&B Melly Manuhutu pada tahun 1991 dalam albumnya Beatify. Album tersebut sempat go internasional dan dipasarkan di Jepang.

Kolaborasi Rap dan Dangdut
Iwa K sempat menikah dengan Selfi Nafilah, seorang penyanyi dangdut yang pernah menjadi kontestan Kontes Dangdut Indonesia (KDI). Dua tahun setelah menikah, tepatnya pada tahun 2009, Selfi dan Iwa membentuk grup musik yang mengolaborasikan rap dan dangdut, bernama Yin Yang. Grup ini sempat mengeluarkan album yang berjudul "Yang Tak Terpisahkan''. Namun mereka akhirnya berpisah seiring dengan perceraian antara Selfi dan Iwa pada 2012. *** (SS)

SHARE