Ternyata Orang Asia Senang Liburan Berkelompok - Male Indonesia
Ternyata Orang Asia Senang Liburan Berkelompok
MALE ID | Relax

Berwisata bersama sahabat atau bersama kerabat dekat memang memiliki keseruan tersendiri. Banyak hal yang bisa didapatkan dari keseruan bersama. Maka tidak aneh jika banyak orang yang berwisata lebih memilih bersama sahabat dan kerabat dekat.

Photo by Michael Martinelli on Unsplash

Ternyata, Indonesia memiliki wisatawan terbanyak yang melakukan perjalanan bersama sahabat atau kerabat dekat. Hal tersebut diungkap dari survei yang dilakukan Agoda bertajuak 'Family Travel Trends 2018'. Berdasarkan temuan, ternyata warga Asia sangat menyukai liburan bersama kerebat atau sahabat. Seperti orang Indonesia yang rata-rata berlibur sebanyak lima kali selama setahun terakhir. Kegiatan liburan pun sebanyak 81% dilakukan bersama.

Survei Agoda yang dilakukan YouGov menunjukkan, 18% wisatawan melakukan satu kali liburan bersama dalam setahun. Sementara lebih dari 34% melakukan lima perjalanan bersama pada periode yang sama. Orang Asia mendominasi tren ini. 

Sebanyak 77% wisatawan Thailand dan 62% Filipina melakukan lima atau lebih liburan ramai-ramai selama setahun terakhir. Sebaliknya, 7% orang Inggris (British) melakukan lebih dari lima perjalanan bersama, bahkan 34% orang United Kingdom (UK) hanya melakukan satu liburan bersama kerabat.

Liburan Bareng Lebih Singkat, Tapi Sering
Liburan bareng kerabat atau sahabat sedang menjadi tren global. Namun rincian mengenai teman bepergian dan berapa lama liburan berlangsung, masih bervariasi di seluruh dunia. Secara global, durasi menginap paling populer adalah 4-7 malam. 

Di UK, wisata 4-7 malam dilakukan 41% selama setahun terakhir, sementara Thailand hanya 20%. Sementara liburan lebih dari 14 malam dilakukan hampir sepertiga orang Thailand, namun hanya 11% orang Malaysia melakukannya. Vietnam, Malaysia, dan China umumnya hanya melakukan liburan 1-3 malam.

Survei itu juga mengungkap anggota keluarga yang ikut bepergian. Sebanyak 35% wisatawan ternyata berlibur bersama kerabat tuanya. Bukan hanya anggota keluarga yang kerap ikut berwisata bersama, wisatawan asal Amerika (22%), British (23%), Australia (26%), dan China (27%) selama setahun terakhir bepergian bersama teman-teman. Sementara hampir setengah wisatawan dari Filipina (48%), 43% dari Vietnam dan 40% dari Malaysia memilih bepergian bersama kawan-kawannya.

Waktu Menjadi Motivasi Utama
Jam kerja yang panjang serta berbagai aktivitas lain yang menyita waktu biasanya membuat kerabat dan sahabat sulit menghabiskan waktu bersama. Tak heran, hal yang paling ditunggu para wisatawan saat liburan bersama adalah memiliki waktu berkualitas bersama (68%). Relaksasi (66%) adalah alasan terbanyak kedua, diikuti mencoba hal baru (46%).

Keluarga British sebanyak 48% dan Singapura sebanyak 46% tercatat paling gemar berpetualang saat liburan bersama. Mereka gemar menjelajah budaya baru dan menjadikannya sebagai pengalaman liburan keluarga. Sementara turis China dan Thailand, masing-masing 29%, kurang begitu suka mengeksplorasi budaya baru saat bepergian bersama.

Di sisi lain, riset ini juga mengungkap kekhawatiran terbesar para wisatawan secara global saat liburan bersama. Kekhawatiran terbesar adalah sakit (36%), kualitas akomodasi (21%) dan perbedaan pendapat antara sahabat dan anggota kerabat (16%). Wisatawan British nampaknya paling santai saat liburan bersama. Sebanyak 27% mengaku tak mengkhawatirkan apapun. *** (SS)

SHARE