Lebih Baik Mana, Olahraga Pagi atau Malam Hari? - Male Indonesia
Lebih Baik Mana, Olahraga Pagi atau Malam Hari?
Gading Perkasa | Sex & Health

Olahraga pagi atau malam hari seharusnya tidak jadi masalah, selama itu dijalani secara rutin. Jika Anda sulit menemukan waktu olahraga di pagi hari lantaran harus berangkat ke kantor, bisa melakukannya usai terbenamnya matahari.

male indonesia olahraga pagiPixabay.com

Pasalnya, metabolisme tubuh akan terbentuk berdasarkan pola hidup selama 24 jam penuh. Dari bangun, makan, hingga kembali tidur. Ritme ini memengaruhi tekanan darah, suhu tubuh, tingkat hormon, dan detak jantung ke dalam kesiapan tubuh Anda olahraga pagi atau malam hari.

Walau demikian, terdapat perbedaan perihal manfaat dan efek yang dirasakan tubuh ketika melakukan olahraga pagi dan malam hari. Ketahui bedanya!

A. Manfaat olahraga di pagi hari

Perasaan Lebih Bahagia
Waktu Anda berolahraga di pagi hari, tubuh secara otomatis akan menghasilkan hormon endorfin yang dapat membuat Anda lebih bahagia dan bersemangat.

Jika olahraga dimulai sebelum pukul 9.00, efek dari hormon endorfin mampu memberi semangat selama seharian penuh.

Membakar Lemak Lebih Efektif
Membiarkan perut masih kosong tanpa sarapan lalu melakukan olahraga, secara otomatis tubuh menjadikan cadangan lemak sebagai sumber energi. Sehingga, lemak terbakar 20 % lebih banyak, daripada saat makanan sudah masuk ke dalam tubuh.

Selain itu juga kapasitas aerobik Anda lebih tinggi ketimbang kapasitas anaerobik. Artinya, menu olahraga kardio seperti jogging lebih cocok Anda lakukan di pagi hari.

Kualitas Tidur Lebih Baik
Berolahraga dengan intensitas sedang mampu meningkatkan denyut jantung serta membuat suhu tubuh meningkat. Setelah menghabiskan energi, tubuh memberikan sinyal untuk mendapat waktu istirahat lebih, makanya tidur terasa lebih cepat.

Dengan bantuan berupa mandi air hangat di malam hari, dijamin kualitas tidur Anda akan semakin baik.

B. Manfaat olahraga di malam hari

Meredakan Insomnia
Saat Anda memulai olahraga dari sore hari, Anda masih punya waktu dalam menurunkan suhu tubuh. Metabolisme akan terkecoh dengan kondisi itu, yang memungkinkan Anda segera mengantuk dan beranjak tidur.

Meningkatkan Massa Otot
Sebuah penelitian menemukan, antara pukul 2 siang hingga 6 sore, suhu tubuh manusia berada pada titik tertinggi yang berdampak pada kinerja fungsi dan kekuatan otot maksimal.

Produktivitas enzim juga bergerak lebih aktif, sehingga Anda lebih punya daya tahan dan stamina ekstra untuk berolahraga. Kemampuan anaerobik Anda juga meningkat 7 %, membuat Anda sanggup olahraga dengan intensitas gerakan tinggi.

Daripada sekadar jogging, coba lakukan olahraga yang berfokus pada peregangan otot semacam angkat beban, berenang dan bersepeda.

Karena suhu tubuh lebih tinggi di sore hari, fungsi otot dan sendi lebih siap untuk olahraga, meminimalkan risiko cedera.

Lebih Siap Energi
Tubuh sudah mendapat asupan makanan, suhu tubuh tinggi dan waktu lebih panjang, membuat Anda siap secara fisik dan mental saat hendak berolahraga dalam durasi dan intensitas lebih banyak. Kalori tubuh juga terbuang lancar.

Terlepas dari pertanyaan apakah baiknya melakukan olahraga pagi atau malam hari, tetap lakukan secara konsisten setiap hari demi hasil maksimal. Selamat mencoba! [GP]

SHARE