Hilangkan Penat dengan Hiburan Malam di Dragonfly | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Hilangkan Penat dengan Hiburan Malam di Dragonfly
Sopan Sopian | Spot

Hentakan musik yang dimainkan Disc Jockey (DJ) di kelab malam ditambah gemerlap sorot cahaya yang terus berubah. Bisa dibilang menjadi hiburan malam yang sangat menggoda untuk memacu adrenalin hingga tubuh tak kuasa untuk segera melantai.

Photo by Dragonfly

Hiburan malam di kelab malam menjadi salah satu opsi untuk menikmati waktu santai malam Anda. Atau bahkan untuk sekadar menghibur diri dari rasa penat pekerjaan yang melanda. Namun, tentu tidak bisa Anda memilih tempat hiburan malam begitu saja.

Beda klub malam, maka beda pula suasana yang ditampilkan. Kelab malam yang miliki reputasi baik juga dapat menentukan rasa nyaman Anda dalam menikmati hiburan malam. Tidak mungkin Anda yang sedang penat, yang sedang butuh hiburan yang asik, datang ke dalam kelab malam yang justru dipenuhi anak-anak muda dengan pakaian yang tak teratur. 

Anda yang masuk dalam kelas menengah, tentu butuh ruang hiburan dengan berkelas juga. Dragonfly bisa menjadi kelab malam pilihan Anda untuk merileks-an pikiran dengan hiburan malam yang mengagumkan. Karena, kelab malam yang dibuka sejak 2004 ini telah diakui secara luas sebagai salah satu kelab malam yang benar-benar sangat luar biasa yang ada di kota Jakarta.

Interior Dragonfly/Photo by Dragonfly

Menampilkan sebuah konsep desain yang sangat kreatif dan interior yang sangat berkelas. Transformasi Dragonfly dari restaurant and lounge di tahun 2004 menjadi kelab malam yang lengkap pada tahun 2012. Kemudian pada Maret 2015, Dragonfly renovasi besar-besaran yang tutup hampir 6 bulan lamanya.

Kemudian, pada 2008, Dragonfly kembali menjalani renovasi. Namun tidak begitu banyak. "Jadi jika dibandingkan dengan awal (2004), sekarang perubahannya lebih hitech, kinetic lamp, lebih banyak lampu, laser. Kalau dulu kan lebih banyak sentuhan kayunya," tutur Diaz Adhiputranto, Assistant Brand Manager Dragonfly.

Atas renoviasi itu, Dragonfly yang berlokasi di Graha BIP (Ground Floor Lobby) Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 23 itu juga  telah meningkatkan kapasitas 800-1.000 orang. "Sebenarnya kita tiap tahun ada saja renovasinya, supa atidak ketinggalan. Makanya para senior, bos kitalah, terus memantau perkembangan tempat lain seperti apa, di luar negeri kaya apa, jadi kita nggak old school dan ketinggalan, jadi harus yang terdepan," sambung Chika, Group Marketing Manager Nighlife Division Ismaya Group.

Kiri-Kanan: Chika (Group Marketing Manager Nightlife Division), Diaz Adhiputranto (Assistant Brand Manager Dragonfly), dan Jesika Anesia (Brand Manager Dragonfly)/ Photo by MALE.co.id

Selain renovasi yang lebih modern, untuk menemani hiburan malam Anda, Dragonfly yang awalnya memiliki genre musik House pun berinovasi dengan mengikuti tren market, seperti R&B (untuk setiap Rabu), Commercial Electro EDM (setiap Jumat), dan Mashup EDM (untuk hari Sabtu). 

Bahkan, untuk memnberikan pengalaman yang berbeda, Dragonfly tak hanya menyuguskan resident-resident DJ-nya, tetapi juga banyak mengundang DJ-DJ Internasional yang mempunyai nama besar di Industri dance musik berkualitas kelas dunia. Alok, Martin Solveig, Robin Schulz, Sebastian Ingrosso, Simon Dunmore, Steve Angello, dan lain sebagainya. "Setiap special event, kita pasti pakai DJ Internasional," tutur Jesika Anesia, Brand Manager Dragonfly.

Dengan segala bentuk perubahan mulai dari interior sampai genre musik dari dahulu hingga sekarang, akhirnya membuahkan hasil. Dragonfly, telah diakui dengan meraih berbagai macam penghargaan dari mancanegara. Dragonfly berada di peringkat #98 dalam list DJ Mag top 100 Club tahun 2017.

Performance DJ/-Photo by Dragonfly

Bahlan menurut beberapa literatur, Dragonfly baru-baru ini berhasil mendapatkan penghargaan Global Winner Best Venue 2017 & The Best Nightlife Venue 2017 dari mondo*dr Awards. Mondo*dr awards hanya memilih tempat-tempat terbaik yang menggabungkan kecanggihan teknikal dan penyajian hiburan kelas dunia.

Rules Menikmati Suguhan Berkelas dari Dragonfly
Sebagai kelab malam yang berkelas, tentu DragoFly memiliki peraturan tersendiri. Hal ini untuki menajaga kualitas dan kenyamanan bagi pengunjung. Selain itu, tidak semua usia juga bisa masuk. Untuk itu ini pas bagi Anda pria dewasa yang ingin memenjakan diri dengan sajian musik EDM yang berkelas.

Dragonfly memiliki batas minimun usia baik itu pria dan wanita. Pria yang bisa masuk harus sudah berusia 23 tahun. Untuk wanita minimal 21 tahun. Jadi, Anda jika Anda ingin membawa wanita di bawah usia 21 tahun. Lebih baik datang sendiri. Sayang karena wanita yang Anda bawa tidak bisa ikut masuk.

Kemudian, Dragonfly pun memiliki dress code sendiri. Berpakaian rapi, tidak mengenakan celana pendek, dan wajib bersepatu. Untuk Entrance Ticket-nya sendiri, Dragonfly mematok harga 200.000 (untuk regular event). "Kalau untuk open table, range harga 4 juta sampai 10 juta untuk regular event, untuk special event pastinya berbeda," tutur Jesika. *** (SS)


 

SHARE