Anggapan Keliru Pria Seputar Diet dan Faktanya - Male Indonesia
Anggapan Keliru Pria Seputar Diet dan Faktanya
Gading Perkasa | Sex & Health

Male Indonesia

Diet banyak diminati sebagian pria untuk menurunkan berat badan atau menjaga kesehatan tubuh. Jenis diet yang dicoba pun beragam, dari diet keto, diet mediterania, diet mayo, diet OCD dan sebagainya.

Hanya saja masih ada anggapan berkembang seputar diet. Misalnya makan malam membuat berat badan bertambah, atau mengurangi konsumsi karbohidrat agar diet sukses. Benarkah mitos atau anggapan tersebut? Simak faktanya berikut ini.

Lemak adalah Biang Kegemukan
Mungkin Anda sudah bosan mendengar bahwa konsumsi asupan dengan kandungan lemak akan membuat tubuh gemuk. Padahal, selama porsinya sesuai, lemak bagus bagi tubuh.

Adanya lemak dalam menu diet nyatanya meningkatkan rasa lezat di makanan dan Anda lebih cepat kenyang. Justru telalu banyak kalori masuk daripada yang terbakar mengakibatkan tubuh gemuk.

Makan Malam Memicu Kenaikan Berat Badan
Pria agak takut makan setelah melewati pukul 8 malam karena dihantui oleh kegemukan. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah, namun jangan sampai Anda terpengaruh dan tersiksa ketika lapar melanda di malam hari.

Masalah utama pemicu kenaikan berat badan bukan pada waktu, melainkan jumlah asupan yang selalu Anda makan tiap malam. Solusinya, ganti asupan makan malam Anda dengan yogurt, sayur, atau buah.

Memang kebiasaan makan terlalu malam mendekati waktu tidur berdampak pada gangguan pencernaan atau naiknya asam lambung. Selain itu juga meningkatkan risiko hipertensi dan diabetes.

Karena itu, biasakan memberi jeda waktu hingga dua jam antara makan malam dan istirahat.

Jarang Sarapan Bisa Menurunkan Berat
Pria kerap menghindari sarapan supaya dapat menurunkan berat badan. Tapi yang sebetulnya terjadi, mereka mengonsumsi camilan yang tinggi kadar glukosa dan garam. Inilah penyebab tubuh menjadi gemuk.

Sarapan dengan oatmeal dan buah-buahan tinggi kalori seperti alpukat dan pisang bisa menahan rasa lapar hingga waktu makan siang. Hal itu juga mengurangi keinginan Anda untuk memakan kudapan.

Menjaga Berat Badan dengan Mengurangi Karbohidrat
Mulai sekarang, buang jauh-jauh pemikiran bahwa minim asupan karbohidrat akan membantu menurunkan berat badan Anda. Pasalnya, tidak semua karbohidrat sama.

Sebagai contoh, karbohidrat kompleks semacam roti gandum, kacang, buah dan biji-bijian memiliki banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Ingat, tubuh tetap butuh karbohidrat agar energi Anda terkumpul demi aktivitas sehari-hari.

Konsumsi makanan tertentu dapat membakar lemak
Sejatinya tidak ada makanan yang dapat membakar lemak dengan sendirinya. Meski demikian, beberapa makanan mampu mempercepat metabolisme tubuh dalam mengolah kandungan lemak untuk kemudian dibakar menjadi energi.

Satu-satunya cara menghilangkan sisa lemak di dalam tubuh adalah mengurangi asupan lemak jahat dan sering berolahraga.

Ketika Anda sedang berdiet, jangan lupa jaga kebugaran tubuh supaya diet yang Anda jalani mendapat hasil maksimal. Semoga bermanfaat! [GP]

SHARE