Menilai Bos Wanita dari Sudut Pandang Berbeda | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Menilai Bos Wanita dari Sudut Pandang Berbeda
Gading Perkasa | Works

“Pria sering merasa terintimidasi oleh bos wanita, karena mereka tidak berbicara bahasa yang sama dan pria menghindari salah bicara di depannya.” Demikian kata Mary Blair, profesor psikologi dari University of California, Amerika.

Photo by Chevanon Photography from Pexels

Hal ini agaknya wajar, karena pria sudah punya anggapan tersendiri mengenai bos wanita yang akhirnya berpengaruh terhadap pekerjaan mereka. Entah si bos terlalu emosional, tidak mampu mengarahkan bawahan dan stigma lainnya.

Justru pemikiran semacam itu akan membuat Anda kesulitan di tempat kerja. Mengapa MALEnials tidak mencoba melihat bos wanita dari sudut pandang berbeda?

Bos Wanita Suka Kerja Sama
Atasan atau bos pria biasanya sudah menentukan standar kerja di awal dan akan mengawasi bawahannya, apakah melakukan pekerjaan sesuai standar atau tidak.

Sementara wanita lebih suka dilibatkan dalam kerja sama. Ia ingin melihat seberapa aktif karyawannya, termasuk Anda.

Karena itu cara termudah adalah memberikan informasi terkait apa yang sedang Anda kerjakan dan serahkan kepada atasan wanita Anda, bahkan sebelum ditanya.

Jangan heran kalau ia bisa mencoret berkas hasil kerjaan Anda. Bukan berarti tidak percaya pada usaha Anda, ia justru ingin membantu Anda menyelesaikan tugas secara bersama-sama.

Ide Terkadang Lebih Penting daripada Aturan Konservatif
Seorang atasan wanita lebih mudah beradaptasi dengan keadaan. Dalam pekerjaan, ia senang menjalankan ide atau masukan dari bawahan dibandingkan aturan konservatif.

Kalimat seperti “Dari dulu juga kita seperti ini Bu” akan mendatangkan masalah bagi Anda. Yang penting adalah alasan Anda melakukan pekerjaan, bukan sekadar melakukannya karena peraturan.

Boleh jadi, si atasan wanita Anda berani menabrak batas aturan jika Anda memberikan masukan yang masuk akal dan memberikan keuntungan bagi perusahaan.

Seandainya ia sedang membahas masalah, jangan terburu-buru memotong dan menawarkan solusi. Biarkan atasan menyelesaikan kalimatnya terlebih dahulu, baru Anda ajukan sebuah solusi yang tidak sulit diimplementasikan.

Jangan Lupa Berikan Pujian
Kendati berstatus sebagai atasan di kantor, ia tetaplah seorang wanita yang senang dipuji. Memberi pujian kepada bos wanita Anda adalah satu cara yang bisa diperbuat demi ‘mencuri’ hatinya.

Tentu saja pujian Anda harus bersifat jujur, bukan mengada-ada. Jangan sampai memuji layaknya penjilat di tempat kerja pada umumnya, karena ia pasti tahu bahwa pujian Anda palsu.

Jika bos Anda tergolong sebagai wanita yang menarik dan seksi, agaknya memuji sedikit berlebihan menjurus rayuan gombal tidak masalah. Namun pastikan dulu, apakah ia masih single dan tertarik untuk menjalani hubungan dengan Anda.

Kasih Hadiah Sesekali
Tidak ada wanita di dunia ini yang menolak hadiah, apalagi hadiah itu merupakan kejutan dari seorang pria. Ia pasti senang dengan pemberian Anda.

Hanya saja Anda harus mencari tahu apa barang kesukaannya. Semakin tepat barang yang Anda berikan kepadanya, maka semakin senang ia dan Anda sendiri berpeluang mengajaknya kencan.

Tapi sekali lagi, pertimbangkan segala risikonya jika Anda memutuskan untuk mengencani atasan wanita karena sedikit banyak akan berpengaruh terhadap pekerjaan di kantor.

Saat Anda dan atasan resmi berkencan, masih bisakah Anda bersikap profesional pada si dia nantinya? [GP]

SHARE